TribunBali/

Polisi Dalami Motif Pembunuhan yang Tewaskan Made Rai di Pererenan, Saksi: Nggak Tahu Masalahnya Apa

Masih belum diketahui motif kasus pembunuhan I Made Rai Sina (40), yang terbunuh usai terlibat cekcok dengan pelaku I Nyoman Suama (34)

Polisi Dalami Motif Pembunuhan yang Tewaskan Made Rai di Pererenan, Saksi: Nggak Tahu Masalahnya Apa
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Keluarga korban gelar upacara penebusan di lokasi kejadian, Sabtu (10/2/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Masih belum diketahui motif kasus pembunuhan I Made Rai Sina (40), yang terbunuh usai terlibat cekcok dengan pelaku I Nyoman Suama (34) di Jalan Tumbakbayuh, Pererenan, Mengwi, Badung

Pihak Kepolisian Polres Badung masih mendalami kasus pembunuhan tersebut, dan pihaknya melalu Kasat Reskrim Polres Badung, AKP Made Pramasetia belum membeberkan motif dalam peristiwa tersebut. 

Saat ini pelaku pembunuhan sudah diamankan di Polres Badung untuk diintrograsi dan dimintai keterangan terkait kejadian tersebut.

Serta pihak kepolisian masih memeriksa keterangan dari saksi-saksi di lapangan. 

Sementara itu, menurut warga sekitar lokasi pembunuhan juga tidak mengetahui kenapa bisa terjadi perkelehian yang menyebabkan satu orang tewas bersimbah darah di kost pelaku.

Dikarenan kost-kosan pelaku daerahnya memang sepi dan kejadian terjadi di halaman kos pelaku yang tidak banyak orang mengetahuinya. 

Warga hanya mengetahui kalau pelaku bukan warga asli Desa Pererenan, pelaku hanya ngekost di Pererenan dan tidak banyak warga yang mengenalnya. 

"Kemarin itu saya kaget ada orang meninggal karena berkelahi, yang bunuh katanya orang Buleleng tapi ngekost disini yang meninggal itu orang Munggu tapi gak tahu masalahnya apa sampai terjadi perkelahian," ungkap seorang warga sekitar lokasi kejadian kepada Tribun Bali, Minggu (11/2/2018) 

Dari kejadian itu, polisi mengamankan satu buah pedang milik pelaku dan sepeda motor, tas ponggang serta satu pisau lipat milik korban. (*)

Penulis: Fauzan Al Jundi
Editor: ady sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help