Curi Jam Tangan Milik Penumpangnya, Doni Berhasil Dibekuk Polsek Kuta

Doni Asnan (46) akhirnya ditangkap oleh jajaran Polsek Kuta karena terlibat tindak pidana pencurian.

Curi Jam Tangan Milik Penumpangnya, Doni Berhasil Dibekuk Polsek Kuta
Istimewa
Polsek Kuta merilis kasus penangkapan pencuri di wilayah Kuta. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Doni Asnan (46) akhirnya ditangkap oleh jajaran Polsek Kuta karena terlibat tindak pidana pencurian.

Kronologisnya, Selasa (26/12/2017) sekitar pukul 22.30 Wita, korban bernama Irawati Achmad (27) hendak pergi ke Hotel Harris Seminyak dari Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Iapun memesan transportasi melalui aplikasi taksi online dan penjemputan akan dilakukan oleh sopir dengan akun bernama Januar Rofiq.

Namun, yang datang menjemput Irawati bukannya sopir sebagaimana tercantum dalam aplikasi taksi online tersebut. Melainkan Doni Asnan, rekan Rofiq.

Dalam perjalanan menuju hotel, korban yang juga bersama temannya meminta tersangka untuk mengantar makan malam di Warung Made Seminyak.

Saat tiba di warung makan tersebut, korban dan temannya turun dari mobil. Tetapi, korban meninggalkan tas jinjingnya di dalam mobil.

Dari sanalah niat buruk tersangka muncul. Ketika dibuka, tas milik korban berisi sebuah jam tangan dan sejumlah uang pecahan Baht Thailand.

Tak berpikir panjang, tersangka langsung memasukkan barang-barang korban ke dalam tas pinggang yang dikenakannya.

"Tersangka dijerat dengan Pasal 362 KUHP, ancaman hukuman 5 tahun penjara," ujar Kapolsek Kuta, Kompol I Nyoman Wirajaya di Mapolsek Kuta, Senin (12/2/2018).

Dari kasus ini, kepolisian mengamankan beberapa barang bukti berupa 1 buah jam tangan merk Cartier, 1 buah kotak jam berwarna merah, uang tunai 2000 Baht Thailand, 1 unit mobil Suzuki APV warna putih dengan nopol DK 1717 DJ, dan satu buah tas pinggang warna hitam.

Selain Doni Asnan, jajaran Polsek Kuta juga mengamankan I Made Putra (45) dalam kasus pencurian pada hari Selasa (23/1/2018) di Jalan Legian, Kuta, Badung.

Modusnya hampir sama dengan kejadian yang dialami Irawati. (*)

Penulis: Widyartha Suryawan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help