Piala Presiden 2018

Tekad Kiper Bali United Kontra Sriwijaya FC di Leg 2 Semifinal, Wawan Hendrawan: Dije Gen Bani!

Saat tampil di Palembang, Wawan menjadi salah satu kunci keberhasilan Bali United meraih hasil seri.

Tekad Kiper Bali United Kontra Sriwijaya FC di Leg 2 Semifinal, Wawan Hendrawan: Dije Gen Bani!
Dwi Suputra
Kiper Bali United Wawan Hendrawan aka Spiderwan 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Wawan "Spider Wan" Hendrawan kembali tampil gemilang saat Bali United sukses menahan Sriwijaya FC 0-0 pada leg pertama babak semifinal Piala Presiden 2018 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (11/2) malam.

Spider-Wan pun bertekad kembali tampil maksimal untuk memenangi leg kedua semifinal di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Rabu (14/2) besok malam, sebagai syarat mutlak lolos ke grand final.

"Kami target ke grand final Piala Presiden 2018. Seluruh pemain bertekad merebut kemenangan di kandang," kata Wawan kepada Tribun Bali, Senin (12/2) kemarin.

Ia pun ingin kembali merasakan final Piala Presiden 2018 seperti waktu rasakan final Piala Presiden 2017 bersama Pusamania Borneo FC. Saat itu ia juga jadi kunci kesuksesan Borneo FC lolos ke final sebelum akhirnya takluk dari Arema FC.

Hasil seri 0-0 di Palembang jadi modal positif bagi Bali United. Tim kebanggaan masyarakat Bali ini hanya butuh kemenangan 1-0 di Stadion Dipta untuk merebut tiket ke final.

Bagi seluruh Serdadu Tridatu, laga kandang wajib dimenangkan. Seperti tagline yang sering didengungkan semua pemain.

"Ini kandang kami. Tak ada satu pun yang boleh ambil poin di sini, dija gen bani," tegas Wawan.

Publik Bali tentunya berharap Wawan kembali tampil gemilang untuk kembali bisa membendung serangan-serangan Sriwijaya yang dihuni sejumlah pemain bintang.

Saat tampil di Palembang, Wawan menjadi salah satu kunci keberhasilan Bali United meraih hasil seri.

Kegemilangannya di bawah mistar gawang makin mempersolid pertahanan dengan strategi tiga centre bek, 

Halaman
123
Penulis: Marianus Seran
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help