Terdengar Kejam, Penduduknya Tidak Boleh Meninggal di Desa Ini, Ternyata Alasannya Logis

Meski terkesan kejam, peraturan ini dibuat berdasarkan alasan yang logis.

Terdengar Kejam, Penduduknya Tidak Boleh Meninggal di Desa Ini, Ternyata Alasannya Logis
di desa ini, meninggal adalah perbuatan ilegal | mirror 

Padahal, mayat itu dikuburkan sejak tahun 1981.

Tahun itu, virus flu ganas Spanyol menyerang seluruh dunia dan membunuh hingga ratusan juta orang.

()

wabah virus flu Spanyol di tahun 1918

Kalau semua virus masih aktif meski penderitanya telah meninggal, tentu akan sangat berbahaya bagi penduduk desa yang masih hidup.

Tahun lalu, Jan Christian Mayer dari Norwegian University of Science and Technology menjelaskan pada Daily Mail mengenai masalah ini.

"Ini terjadi karena tanah yang membeku sepanjang tahun tidak hanya melindungi mayat dari pembusukan, tapi juga mengawetkan dan memelihara virus-virus penyebab sakit yang membunuh mereka, dan virus itu bisa aktif lagi dipermukaan," kata Jan.

Dengan teori itu, penduduk desa kini menyadari bahwa meninggal dan dikuburkan di Longyearbyen bisa membawa bencana di kemudian hari. (*)

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved