Begini Uniknya Band Gita Bhaskara Etnik Tabanan, Tonjolkan Alat Musik Mandolin dalam Karyanya

Satu lagi band asal Tabanan siap meramaikan belantika musik di Bali dan nasional, adalah band Gita Bhaskara Etnik asal Pupuan

Begini Uniknya Band Gita Bhaskara Etnik Tabanan, Tonjolkan Alat Musik Mandolin dalam Karyanya
Kolase Tribun Bali/I Made Argawa
Pentas group musik Gita Bhaskara Etnik pentas saat launching singel full moon, (14/2). Band asal Pupuan ini menonjolkan alat musik mandolin. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Satu lagi band asal Tabanan siap meramaikan belantika musik di Bali dan nasional, adalah band Gita Bhaskara Etnik asal Pupuan yang menonjolkan alat musik mandolin.

Pada Rabu (14/2/2018) band beranggotakan 11 personel itu launching singel full moon.

"Awalnya kami temukan secara tidak sengaja di vihara di Pupuan, saat itu band ini sedang mengiringi acara pernikahan, " kata manajer Band Gita Bhaskara Etnik Anak Agung Ngurah Gede Arya Tenaya, (14/2).

Pria yang akrab disapa manik itu berharap, kehadiran group musik Gita Bhaskara Etnik bisa memberikan nuansa baru bagi dunia musik di Bali dan Indonesia pada umumnya. "

Karena yang menggunakan alat musik mandolin masih jarang dan itu menjadi ciri khas, " terangnya.

Satu personel Gita Bhaskara Etnik, I Made Gede Widiartawan menerangkan, alasannya mengusung musik mandolin karena alat musik tersebut sudah ada di Pupuan sejak zaman penjajahan Jepang.

"Yang membawa ke Pupuan adalah seorang warga Tionghoa dan dilanjutkan oleh I Ketut Lastra, " ujarnya.

Setelah meninggalnya I Ketut Lastra sekitar tahun 91, secara otomatis alat musik mandolin lenyap di Pupuan. Ia bersama teman-temannya sepakat mengusung alat musik tersebut.

"Kami sering pentas di acara-acara ritual masyarakat seperti pernikahan dan tiga bulanan, sekarang ingin tampil secara lebih profesional, " terangnya. (*)

Penulis: I Made Argawa
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help