Hari Valentine, Dagang Bunga di Denpasar Panen Rejeki Omzet Naik 10 Kali Lipat

Menurut Alex penjual bunga Tunjung Floris mengatakan, saat perayaan Valentine memang harga seluruh jenis bunga naik.

Hari Valentine, Dagang Bunga di Denpasar Panen Rejeki Omzet Naik 10 Kali Lipat
Tribun Bali/I Kadek Supriadi
Penjual bunga panen rejeki saat valentine tiba 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Kadek Supriadi

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tanggal 14/2/2018, diperingatI sebagai hari kasih sayang di seluruh dunia yang sering disebut hari Valentine.

Ungkapan kasih sayang biasanya dilambangkan dengan bunga, coklat dan boneka.

Ini menjadi celah rejeki untuk para penjual bunga dan pernak-pernik Valentine dalam meningkatkan omzet penjualannya.

Seperti toko bunga Tunjung Floris yang berada di jalan Sutoyo Denpasar ini.

Kunjungan pembeli bunga meningkat hingga 50 persen dari hari biasanya.

Menurut Alex penjual bunga Tunjung Floris mengatakan, saat perayaan Valentine memang harga seluruh jenis bunga naik.

"yang biasanya kita jual Rp 5 ribu sekarang menjadi Rp 10 ribu rupiah, ini karena harga bunga dari jawa yang sudah naik, jadi kita disini mau tak mau juga harus menaikan harga."

"Bunga yang paling di cari saat ini sudah pasti bunga mawar, dari yang kita rangkai satu batang seharga Rp 10 ribu hingga yang dirangkai dengan jenis bunga lain seharga Rp 60 ribu rupiah laris manis," ujar Alex.

Antusiasme merayakan valentine day, juga dilakukan oleh dua siswi SMP, satu diantaranya bernama Ary Dewi yang sedang memilih bunga.

Ary Dewi menuturkan, di hari kasih sayang ini dia tak ingin melewatkan hari spesial tersebut begitu saja. Sembari malu-malu, ia lagi mencari bunga untuk diberikan kepada temannya.

"Saya sedang mencari bunga untuk teman-teman saya," sambil tersipu malu.

Ketika ditanya tentang orang spesial, Ary Dewi langsung merespon dengan mengatakan mencari juga untuk orang-orang terkasih.

"Iya saya juga membeli untuk pacar saya, tapi yang terpenting adalah bunga untuk ayah dan ibu saya, karena di hari Valentine ini kasih sayang tak harus bersama pacar, namun terhadap keluarga yang paling utama."(*)

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help