Kebakaran di Kantor Gubernur Simbol Kantor Pemerintahan di Bali Tidak Terjaga

“Saya tidak ingin memanaskan suasana, karena ada perkataan Pak Gubernur bangunan itu sudah tua dibangun tahun 1970.

Kebakaran di Kantor Gubernur Simbol Kantor Pemerintahan di Bali Tidak Terjaga
Tribun Bali/I Putu Supartika
Popo Danes ketika ditemui di kantornya, Rabu (14/2/2018) siang 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - “Saya tidak ingin memanaskan suasana, karena ada perkataan Pak Gubernur bangunan itu sudah tua dibangun tahun 1970. Menurut saya tidak tua. Banyak gedung-gedung yang menggunakan gedung kolonial. Akan tetapi gedung sebesar ini harus ada audit berkala terkait sistem keamanannya,” begitulah tanggapan Nyoman Popo Priyatna Danes atau yang lebih dikenal dengan Popo Danes, Seorang arsitek ternama dari Bali terkait kebakaran di Gedung Unit V Kantor Gubernur Bali ketika ditemui di tempat kerjanya, Rabu (14/2/2018) siang.

Ia bahkan membandingkan dengan gedung pemerintah di Eropa yang dibangun tahun 1775, atau tahun 1820 yang masih aman sampai sekarang.

Menurutnya itu karena mereka punya kedisiplinan dan selalu melakukan pengecekan dan ada sistem kontrol tentang keselamatan gedung secara umum.

Tidak hanya api, tapi gempa, banjir, maupun tsunami.

Popo meragukan fire fighting yang ada di dalam Gedung Unit V yang terbakar.

Gedung tiga lantai atau lebih harus memiliki tangga darurat.

Walaupun ia meyakini di gedung yang terbakar itu ada tangga daruratnya, namun masih ada sistem penanganan kebakaran yang kurang, seperti smoke detector disaat ada asap langsung berbunyi, atau sprinkler yang jika ada suhu panas berlebih langsung pecah dan keluar air, ataupun hydrant, kotak merah yang berisi banyak selang yang dihubungkan ke sumber air.

Kondisi gedung V di Pemprov Bali pagi ini, Kamis (14/2/2018) usai terbakar semalam
Kondisi gedung V di Pemprov Bali pagi ini, Kamis (14/2/2018) usai terbakar semalam (Tribun Bali / Putu Supartika)

Selain itu penting juga menggunakan pemutus arus sehingga saat ada korsleting aliran arus langsung putus sehingga tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan.

Alat ini juga harus dicek setiap tahun untuk mengetahui apakah masih berfungsi atau tidak.

Halaman
123
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help