Home »

Bali

Olah TKP, Labfor Bareskrim Sebut Sumber Api di Kantor Gubernur Bali Berasal Dari Lantai 2

Tim Labfor Bareskrim Polri Cabang Denpasar datang ke Gedung Unit V Kantor Gubernur meninjau dan melakukan penyelidikan

Olah TKP, Labfor Bareskrim Sebut Sumber Api di Kantor Gubernur Bali Berasal Dari Lantai 2
Tribun Bali / Fauzan Al Jundi
Tim gabungan Labfor Bareskrim Polri, Inafis Polda Bali, dan Inafis Polresta Denpasar saat melakukan olah TKP di Gedung Unit V Kantor Gubernur, Jalan Basuki Rahmat, Sumerta Klod, Denpasar Timur. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jajaran Tim Gabungan dari Labfor Bareskrim Polri, Inafis Polda Bali, dan Inafis Polresta Denpasar sampai saat ini masih melakukan olah TKP insiden kebakaran di Gedung Unit V Kantor Gubernur, Jalan Basuki Rahmat, Sumerta Klod, Denpasar Timur.

Pantauan Tribun Bali, Tim Labfor Bareskrim Polri Cabang Denpasar datang ke Gedung Unit V Kantor Gubernur meninjau dan melakukan penyelidikan sekitar pukul 9.30 wita. 

Olah TKP dipimpin langsung oleh Kalabfor Bareskrim Polri, Kombes Pol Koesnadi bersama timnya untuk mencari penyebab terjadinya insiden kebakaran.

Namun, proses pemeriksaan belum selesai hari ini, masih dilakukan pengumpulkan data dan akan dilanjutkan esok hari. 

"Masih dakukan pemeriksaan seluruh gedung kita periksa dari lantai satu sampai lantai tiga, akan kita lanjutkan besok lebih dalam," kata Kombes Pol Koesnadi kepada Tribun Bali, Rabu (14/2/2018). 

Koesnadi menegaskan kondisi Gedung Unit V yang mengalami kerusakan terparah yakni tepat di lantai tiga Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah.

Tidak hanya itu, Kalabfor juga mengungkapkan api berasal dari lantai dua di bagian Utara. 

"Lokasi yang terparah di lantai tiga dibagian ruang perundang-undangan, dan api pertama juga berasal dari lantai dua, dan masih belum disimpulkan penyebab kebakaran," tutupnya. 

Tim Gabungan akan kembali melakukan penyelidikan besok agar bisa menyimpulkan penyebab terjadinya kebakaran. (*)

Penulis: Fauzan Al Jundi
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help