Valentine Day

Tumpek Krulut Hari Valentine-nya Bali? Ini Artinya

Belakangan ini, beberapa orang mengaitkan bahwa hari valentine-nya Bali adalah saat hari raya Tumpek Krulut.

Tumpek Krulut Hari Valentine-nya Bali? Ini Artinya
Tribun Bali
Suasana Hari Valentine di sebuah toko di Denpasar 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Belakangan ini, beberapa orang mengaitkan bahwa hari valentine-nya Bali adalah saat hari raya Tumpek Krulut.

Akan tetapi, staf Kajian Lontar Universitas Udayana, I Putu Eka Guna Yasa kurang setuju dengan hal itu.

“Memang benar Krulut dalam Tumpek Krulut berasal dari kata lulut yang artinya kasih sayang, namun itu bukan hari valentine-nya Bali. Saya kurang setuju dengan hal itu,” kata Guna.

Ia mengatakan bahwa Tumpek Krulut merupakan hari raya pemujaan gambelan, atau lebih tepatnya memuja Bhatara Iswara.

Guna menambahkan, kita di Bali seharusnya tidak usah mengikuti arus yang mengkait-kaitkan Tumpek Krulut dengan hari valentine-nya Bali.

Walaupun generasi muda sekarang haus merayakan valentine, tapi menurut Guna, jangan sampai mengaitkan hari suci dengan valentine.

“Valentine ya tetap tanggal 14 Februari, jangan mengaitkan hari suci dengan valentine,” imbuhnya.

Kalau untuk melakukan pemujaan kepada gamelan, tetap itu saja maknanya.

“Jangan sampai nanti merayakan Tumpek Krulut orang Bali malah nukar jaja iwel, seperti menukar coklat saat valentine,” lanjutnya. (*)

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved