TribunBali/

Valentine Day, Sekda Kota Denpasar Berikan Mawar Lalu Berpuisi, Iswara: Jangan Kejam Menusuk Hatiku

Itulah bait puisi yang dibacakan oleh Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara sebelum menyerahkan mawar putih kepada seorang perempuan

Valentine Day, Sekda Kota Denpasar Berikan Mawar Lalu Berpuisi, Iswara: Jangan Kejam Menusuk Hatiku
Tribun Bali/I Putu Supartika
Nuansa valentine saat penorehan warna pertama Mural Projects Kick-Off di Lumintang 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - “Mawar baunya semerbak mewangi. Tapi jangan lupa bahwa mawar itu durinya tajam. Tajam tajam jangan sampai kejam menusuk hatiku.”

Itulah bait puisi yang dibacakan oleh Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara sebelum menyerahkan mawar putih kepada seorang perempuan dari cat Propan, Rabu (14/2/2018) sore di Youth Park Lumintang Denpasar.

Ini merupakan rangkaian dari acara penorehan warna pertama Mural Projects Kick-Off yang dilaksanakan bertepatan dengan hari valentine.

Karena bertepatan dengan valentine, acaranya juga menggunakan pernak-pernik valentine.

Salah satu contohnya bisa dilihat pada balon yang digunakan berwarna pink, selain itu juga ada acara pemberian bunga mawar kepada peserta yang hadir.

Menurut ketua panitia, Dian Kurniawan, project yang mengusung tema “Denpasar, Youth and Culture,” ini berawal dari adanya penilaian sisi negatif terhadap sungai, seperti temboknya lumutan.

“Kebetulan kami Arsitek Tanpa Nama, sebuah komunitas arsitek, bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Desain (STD) Bali, dimana konsepnya dari STD dan dari Arsitek Tanpa Nama menentukan zona atau plot dinding yang mana dimural,” kata Kurniawan.

Konsep gambar dalam mural ini bercerita tentang anak muda beserta aktivitasnya.

Seniman yang akan terlibat sebanyak 25 orang, dan pelaksanaan mural ini sampai 3 minggu ke depan.

Selain itu, AAN Rai Iswara dalam sambutannya mengatakan kreativitas dari anak muda ini adalah ciri dari masyarakat kota, dan kebudayaan.

“Ada tujuh unsur kebudayaan, di antaranya adalah kreativitas baik lewat seni maupun tata ruang. Saya merasa bangga karena kreativitas tidak berhenti alirannya. Ini adalah kekuatan nyata bagi kebudayaan,” kata Rai Iswara.

Pelaksanaan mural ini bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Desain Bali (STD Bali), New Media College, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Denpasar, Badan Kreatif Denpasar, Badan Pemuda Kreatif Denpasar, dan perusahaan cat PT Propan Raya. (*)

Editor: ady sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help