3 Cewek Asal Bandung Terciduk Bisnis Esek-esek, Mucikari Sebut Bisa Layani Hal Mengejutkan Ini

Hasilnya, polisi mengamankan 3 gadis dan 4 pria dalam satu kamar.Tiga gadis itu sedang beristirahat. Sedangkan 4 pria mucikari

3 Cewek Asal Bandung Terciduk Bisnis Esek-esek, Mucikari Sebut Bisa Layani Hal Mengejutkan Ini
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Ilustrasi penggerebekan 

TRIBUN-BALI.COM, SURABAYA - Terbongkarnya sindikat trafficking (perdagangan orang) asal Bandung di Surabaya, bermula ketika Unit PPA Polrestabes menciduk dua wanita Bandung usai melayani pria hidung belang di salah satu hotel di Surabaya, Senin (11/2/2018) malam.

"Dua wanita yang kami ciduk, kemudian kami keler untuk menemukan keberadaan sang mucikari," sebut Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran melalui Kanit PPA, AKP Ruth Yeni, Rabu (14/2/2018).

Akhirnya dua wanita itu menunjuk sebuah apartemen di Surabaya Timur. Hasilnya, polisi mengamankan 3 gadis dan 4 pria dalam satu kamar.

 
Baca: Mesum di Malam Valentine, Seorang Ibu Keciduk Bareng Sama Pria Selingkuhan di Motel

Tiga gadis itu sedang beristirahat. Sedangkan 4 pria mucikari sedang mengoperasikan handphone (HP) mereka.

Kapolrestabes Surabaya, Rudi Setiawan (tengah) menunjukan barang bukti tindak pidana trafficking yang dibongkar angotanya.
Kapolrestabes Surabaya, Rudi Setiawan (tengah) menunjukan barang bukti tindak pidana trafficking yang dibongkar angotanya. (Surya/Fathkul Alamy)

Penangkapan itu, kata Ruth dikembangkan. Ternyata para mucikari juga memperdagangkan tiga gadis asal Bandung.

Tiga gadis itu akhirnya diamankan dari kamar di apartemen yang sama.

Dalam menjalankan praktiknya, para mucikari itu yang mengendalikan akun twitter milik korban.

"Akun twitter yang dibuat para tersangka itu, hanya untuk mengelabuhi kami. Para tersangka yang mengoprasikan harga dengan pelanggan," terang Ruth.

Jika sudah ada pelanggan yang berminat dan menghubungi WA para tersangka, mereka kemudian menawarkan harga untuk pelayanan para gadis tadi.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help