Awas, Hindari Jalur Sisi Selatan Proyek Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai, Macet Bisa 30 Menit

Antrean panjang kendaraan tampaknya menjadi keseharian bagi para pengendara dari arah Nusa Dua menuju Denpasar melalui Jalan Bypass Ngurah Rai.

Awas, Hindari Jalur Sisi Selatan Proyek Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai, Macet Bisa 30 Menit
Tribun Bali/Widyartha Suryawan
Tumpukan kendaraan di sisi selatan tugu Ngurah Rai akibat rekayasa lalu lintas terkait pembangunan underpass, Kamis (15/2/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Antrean panjang kendaraan tampaknya menjadi keseharian bagi para pengendara dari arah Nusa Dua menuju Denpasar melalui Jalan Bypass Ngurah Rai.

Seperti terjadi pada siang ini, Kamis (15/2/2018). Lalu lintas mulai tersendat dari simpang Kedonganan hingga bundaran Tugu Ngurah Rai, Tuban, Kuta.

Pengendara bisa terjebak waktu hingga 30 menit, bahkan mungkin lebih.

Pengendara motor maupun mobil dituntut lebih bersabar. Sebab, selama pembangunan underpass di simpang Tugu Ngurah Rai, rekayasa lalu lintas lebih sering dilakukan sesuai keperluan proyek.

Tumpukan kendaraan di sisi selatan tugu Ngurah Rai akibat rekayasa lalu lintas terkait pembangunan underpass, Kamis (15/2/2018)
Tumpukan kendaraan di sisi selatan tugu Ngurah Rai akibat rekayasa lalu lintas terkait pembangunan underpass, Kamis (15/2/2018) (Tribun Bali/Widyartha Suryawan)

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII, Nyoman Yasmara mengatakan saat ini pengerjaan proyek underpass masih dilakukan di sisi selatan bundaran.

"Target (di sisi selatan) akhir Februari sudah selesai, kemudian dilanjutkan ke lengan utara bundaran," ujar Yasmara.

Bila tidak ingin terjebak berlama-lama dalam kemacetan, pengendara yang sering melintas di sisi selatan proyek underpass sebaiknya mengikuti himbauan dari Satlantas Polresta Denpasar.

Masyarakat bisa mencari jalan alternatif agar tidak terjebak macet. Terutama para pelaku pariwisata yang menggunakan bus dari arah selatan bisa melalui Jalan Tol Bali Mandara.

Pengendara dari arah Nusa Dua yang hendak ke Bandara I Gusti Ngurah Rai juga diharapkan berangkat lebih awal agar tidak ketinggalan pesawat.

"Yang ke bandara, estimasi waktunya bisa lebih diperpanjang. Misalkan estimasi 1 jam sampai bandara, dimundurkan menjadi 2 jam sebelumnya agar tidak telat atau ketinggalan pesawat," ujar Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kompol Rahmawati Ismail belum lama ini. (*)

Penulis: Widyartha Suryawan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved