TribunBali/

Baru Berusia 25 Tahun, Putu Ayu Blak-blakan: Terpaksa Menari Erotis Karena Hal Ini

Gadis berkulit putih dan berambut panjang tersebut tampak malu-malu saat diminta menceritakan pengalamannya

Baru Berusia 25 Tahun, Putu Ayu Blak-blakan: Terpaksa Menari Erotis Karena Hal Ini
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Putu Ayu (25), Demikian nama panggung yang disandang oleh salah satu penari Joged Bumbung yang cukup terkenal di Klungkung.

Gadis berkulit putih dan berambut panjang tersebut tampak malu-malu saat diminta menceritakan pengalamannya selama menjadi penari Joget Bumbung.

Ia tidak memungkiri, selama lima tahun menjadi penari joged, ia sering menampilkan tarian dengan gerakan erotis yang tidak sesuai dengan etika dan estetika. 

"Saya biasanya sering menari dari desa ke desa, mulai dari acara pernikahan hingga sering diminta menari saat pemuda-pemuda  sedang minum-minum tuak," ungkap Putu Ayu ketika diwawancara, Kamis (15/2/2018).

Putu Ayu yang berasal dari salah satu desa di Kecamatan Banjarangkan tersebut menceritakan, pertama kali dirinya  masuk ke dunia tari Joged Bumbung  sekitar tahun 2014 silam.

Ketika itu dirinya yang putus sekolah, diajak melakukan pertunjukan joged oleh seorang rekannya. 

Pengalaman pertama menari Joged Bumbung di sebuah acara pernikahan di sebuah Desa di Kabupaten Bangli tidak dapat dilupakannya.

Ketika itu ia menari joged untuk menghibur pemuda di acara pernikahan.

Namun sebagian besar pemuda yang ngibing justru melakukan gerakan yang tidak senonoh kepadanya.

Hal tersebut sempat membuatnya berpikir ulang untuk kembali tampil menari Joged di depan umum.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help