Cerita Hidup Setya Novanto Dari Balik Jeruji, Tak Ada Lagi Kemewahan, Tiap Pagi Cuci Piring

Dia menyebut dirinya sebagai anak kos serta rakyat jelata karena harus hidup sendiri dan ruang geraknya dibatasi.

Cerita Hidup Setya Novanto Dari Balik Jeruji, Tak Ada Lagi Kemewahan, Tiap Pagi Cuci Piring
(TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
Terdakwa kasus korupsi pengadaan KTP Elektronik Setya Novanto menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (15/1/2018). Sidang tersebut beragenda mendengarkan keterangan saksi dari pegawai perusahaan penukaran mata uang asing (money charger) yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum KPK. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Terdakwa kasus korupsi KTP elektronik, Setya Novanto meminta semua orang saat ini memandang dirinya sebagai rakyat biasa.

Selama mendekam di Rutan Merah Putih yang satu gedung dengan Komisi Pemberantasan Korupsi, Setya Novanto berkali-kali menyatakan hidupnya kini jauh dari kemewahan.

Dia menyebut dirinya sebagai anak kos serta rakyat jelata karena harus hidup sendiri dan ruang geraknya dibatasi.

Mantan Ketua DPR RI ini tidak malu mengungkap rutinitas pagi yang sebelum menjalani sidang, seperti bersih-bersih sel tahanan.

"Sekarang bagun pagi siap-siap, sudah cuci piring, nyapu, baru ke sini (sidang). Sudahlah pokoknya kita ini jangan dilihat jadi Ketua DPR lagi, jadi rakyat kan, yang bersih-bersih," ungkap Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Senin (19/2/2018).

‎Selain sibuk membersihkan sel tahanan, Setya Novanto kerap berbagi cerita hingga menenangkan para kepala daerah yang syok tertangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

"Saya di dalam (rutan) juga harus menenangkan orang di dalam, para bupati supaya semuanya sabar," ungkap dia.

Puji istri tercinta

Setya Novanto dan istri
Setya Novanto dan istri (Muhammad Zulfikar/Tribunnews.com)

Belakangan ini Setya Novanto kerap berbagi pengalaman hidupnya sejak menghuni di tahanan dalam kasus KTP elektronik, termasuk soal keluarganya.

Ia merasa bersyukur memiliki Deisti Astriani Tagor, istrinya yang tabah menerima suaminya menjadi terdakwa.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help