Sempat Hilang Misterius, Ni Kadek Sri Utami Ditemukan Tewas Mengambang di Medewi

Pencarian atas Ni Kadek Sri Utami (17), seorang siswi SMK di Negara yang diketahui sempat menghilang dari rumahnya pada Senin (19/2) lalu

Sempat Hilang Misterius, Ni Kadek Sri Utami Ditemukan Tewas Mengambang di Medewi
Istimewa
Ni Kadek Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Pencarian atas Ni Kadek Sri Utami (17), seorang siswi SMK di Negara yang diketahui sempat menghilang dari rumahnya pada Senin (19/2) lalu akhirnya berakhir sudah.

Informasi yang dihimpun Tribun Bali, Rabu (21/2) pagi ini, gadis manis dari Banjar Baler Setra, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan tersebut ditemukan dalam keadaan tewas mengambang di perairan laut Medewi pada Selasa (20/2) petang kemarin.

Baca: Di Balik Kematian Siswi SMK di Jembrana, Sempat Curhat ke Pacar Usai Dimarahi Ibunya

Jasad korban pertamakali ditemukan oleh Daeng Ahmadi (35), seorang nelayan dari Banjar Munduk, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara ketika memancing ikan di perairan laut Medewi sekitar pukul 17.30 Wita.

"Mayat cewek itu tengkurap, pakai celana panjang hitam dan kaos hitam. Saya tidak berani menaikkan, akhirnya tunggu nelayan lain kemudian mayatnya dibungkus plastik terus ditarik sampai ke PPN Pengambengan," ungkap Ahmadi ketika dikonfirmasi pagi ini.

Sementara itu, Perbekel Medewi, Komang Suartika mengakui jika mayat gadis yang ditemukan oleh nelayan Pengambengan tersebut merupakan satu diantara warganya yang sebelumnya dilaporkan menghilang.

Pihaknya yang mendapat informasi tersebut kemudian memberitahukan ayah korban, I Ketut Winata (47) yang kemudian menunggu proses evakuasi di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara.

Setibanya di PPN Pengambengan, jasad korban kemudian dievakuasi menuju RSUD Negara guna pemeriksaan lebih lanjut atau visum et refertum jenazah.

Suartika mengaku sempat membujuk ayah korban agar dilakukan otopsi terhadap jenazah anaknya guna mengetahui secara pasti penyebab kematiannya apakah murni karena bunuh diri atau yang lainnya.

"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi, katanya mereka iklas akan kepergian korban. Saya tidak tahu persis tentang kronologis kematian korban ini, apa penyebab dan motifnya juga tidak jelas," tandas Suartika ketika dikonfirmasi Rabu pagi ini. 

Petugas melakukan pencarian, Ni Kadek Sri Utami di pesisir Pantai Rambut Siwi, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Selasa (20/2).
Petugas melakukan pencarian, Ni Kadek Sri Utami di pesisir Pantai Rambut Siwi, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Selasa (20/2). (Tribun Bali/I Gede Jaka Santosha)
Halaman
1234
Penulis: I Gede Jaka Santhosa
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved