Registrasi Ulang Kartu HP Ditolak Sistem, Dukcapil Jembrana Sarankan Konsolidasi Data

Keinginan Pemerintah yang hendak menertibkan administrasi pelanggan kartu prabayar dan pascabayar (nomor selular) belakangan ini berjalan

Registrasi Ulang Kartu HP Ditolak Sistem, Dukcapil Jembrana Sarankan Konsolidasi Data
Cara registrasi ulang. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Keinginan Pemerintah yang hendak menertibkan administrasi pelanggan kartu prabayar dan pascabayar (nomor selular) belakangan ini berjalan "setengah hati".

Pasalnya, kenyataan di lapangan kerapkali didapati sejumlah nomor selular yang tak bisa diregistrasi ulang dengan sejumlah kendala teknis.

Bahkan, beberapa nomor yang belum teregistrasi ulang ini justru belum diblokir seperti imbauan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebelumnya.

Berdasarkan informasi, kasus gagal ulang registrasi kartu prabayar atau kartu pelanggan telekomunikasi ini sejatinya sudah terjadi semenjak akhir tahun 2017 lalu.

Yang mana, saat sempat dilangsungkan registrasi ulang dengan cara mengirim SMS berisikan data (KTP dan KK) pelanggan ke 4444 mengalami penolakan.

Usai mengirim data tersebut, pelanggan malah mendapat notif (pemberitahuan) invalid atau tidak sesuai dari layanan tersebut.

Seperti yang dialami oleh satu diantara pelanggan telekomunikasi di Kecamatan Jembrana yang enggan dikorankan namanya ini.

Menurutnya, kartu dengan operator selular XL tersebut sejatinya dulu sudah sempat diregistrasi sesuai dengan KTP yang bersangkutan.

Namun sayang, ketika coba diregistrasi ulang dengan cara di atas malah ditolak oleh sistem.

Bahkan hal sama juga terjadi ketika coba dilakukan registrasi ulang pada bulan berikutnya yang tetap saja ditolak sistem dengan alasan data yang didaftarkan tersebut tak sesuai dengan database di Pusat.

Halaman
12
Penulis: I Gede Jaka Santhosa
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved