Kisah Asmara: Nestapa Cinta Rahwana Kepada Sinta yang Menggetarkan Hati

Meski dia bisa memaksa atau bahkan memperkosa Sinta, Rahwana tak pernah mau melakukannya.

Kisah Asmara: Nestapa Cinta Rahwana Kepada Sinta yang Menggetarkan Hati
ist
Lukisan Basuki Abdullah yang menggambarkan pertarungan Rahwana melawan Jatayu saat menculik Sinta. 

TRIBUN-BALI.COM - Rahwana adalah Penjahat. Rama adalah pahlawan. 

Kredo yang sudah mendarah daging ini mungkin benar. 

Namun dalam urusan cinta, sekali lagi dibatasi dalam urusan cinta, kredo tersebut mungkin bisa diperdebatkan.

Karena percaya bahwa manusia itu punya dua sisi (tidak ada yang sepenuhnya hitam, tidak ada yang sepenuhnya putih).

Coba sekarang kita melihat dari sisi Rahwana atau dari sisi orang lain yang kita tak bisa melihatnya.

Dalam sebuah epik diceritakan, Rahwana mencintai satu wanita, Dewi Sinta namanya.

Sang waktu akhirnya mempertemukannya dengan Sinta yang sayangnya sudah menjadi istri Rama, Raja Ayodya, karena memenangi sayembara di Kerajaan Mantili.

Melihat cinta sejatinya sudah menjadi milik orang lain, Rahwana tinggal punya dua pilihan: merelakannya atau merebutnya dengan taruhan apa pun, bahkan nyawa.

Dan, Rahwana memilih pilihan kedua.

Sinta pun diculiknya dan dibawa pulang ke Alengka.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help