Tips Sehat untuk Anda

Mengkhawatirkan, Ini Penyakit Berbahaya Akibat Makan Daging Anjing

Di sebagian wilayah Asia Timur, menyantap daging anjing sudah menjadi hal yang lazim selama berabad-abad.

Mengkhawatirkan, Ini Penyakit Berbahaya Akibat Makan Daging Anjing
Ilustrasi(iStockphoto/Memitina) 

TRIBUN-BALI.COM - Publikasi data tahun 2017 yang menyebut sekitar 1.200 anjing dibunuh di Surakarta, untuk dijadikan santapan, mengundang perhatian besar.

Ketua Ketua Dog Friends Surakarta Fredy Irawan -lembaga melansir data itu, menyebut daging anjing itu dijadikan santapan di 136 warung yang ada di Solo.

Tak hanya itu, Fredy meyakini praktik-praktik ini dilakukan secara kejam.

Sebab, sering kali anjing tidak dipotong, tetapi dicekik atau ditenggelamkan hingga mati.

"Ini penyiksaan. Sebab, pelanggan yakin, daging anjing jauh lebih nikmat jika darah anjing tidak mengalir saat hewan itu dibunuh," ujar Fredy.

Sebelum kabar dari Solo ini menjadi perhatian publik, perhelatan akbar Olimpiade musim dingin di Pyeongchang, Korea Utara juga sudah diwarnai kegemparan serupa.

Laman National Geographic memberitakan, sebelum pelaksanaan Olimpiade, Pemerintah Korsel mengeluarkan larangan kepada 12 restoran di kota itu, untuk tidak menyuguhkan menu daging anjing, selama Olimpiade.

Tak main-main, berharap larangan itu bisa dipatuhi, Pemerintah Korsel pun menyediakan uang kompensasi.

Namun yang terjadi, nyaris seluruh restoran tersebut tak menghentikan aktivitas perdagangannya, apalagi permintaan pasar pun besar.

Tentu saja, pemandangan itu mengundang kritik dari masyarakat internasional yang datang ke Pyeongchang, -baik para atlet, maupun turis yang menyaksikan Olimpiade.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help