Berita Banyuwangi

Race Photography Banyuwangi dengan Total Hadiah Rp 43 juta

Saat semua peserta berkumpul dan siap mencari moment foto, panitia baru akan mengumumkan temanya

Race Photography Banyuwangi dengan Total Hadiah Rp 43 juta
Surya

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI- ‎Banyuwangi menggelar Race Photography, 10-11 Maret, memperebutkan total hadiah Rp 43 juta. Hunting obyek foto dilakukan di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, dengan tema yang ditentukan di hari pelaksanaan.

"Peserta akan hunting foto di Desa Kemiren di hari itu juga. Tema juga baru diumumkan saat itu. Nanti akan ada dua tema, per tema waktunya dua jam," ujar Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banyuwangi, Dwi Marhaen Yono, Selasa (6/3).

Mulanya, peserta akan dikumpulkan di Desa Wisata Using Kemiren. Saat semua peserta berkumpul dan siap mencari moment foto, panitia baru akan mengumumkan temanya.

Marhaen mengatakan, lomba foto Banyuwangi Race Photography, merupakan cara Pemkab Banyuwangi untuk mengenalkan ke kekayaan seni budaya di Desa Kemiren.

Tentunya peserta bakal banyak belajar dan menemukan hal menarik, mulai dari ciri khas rumah adat Using, seni Barong, Gandrung, bacaan Lontar Yusuf, hingga olahan kuliner tradisional.

"Ini salah satu cara agar potensi pariwisata di Banyuwangi lebih dikenal lewat karya dokumentasi. Budayanya, termasuk rumah adat yang ada di sana. Target wisatawan di Banyuwangi jadi bisa bertambah," katanya.

Ketua Panitia Banyuwangi Race Photography, Budi Chandra menambahkan, pendaftaran lomba masih terbuka untuk kategori pelajar mulai tingkat SD-SMA dan peserta kategori umum.

Pendaftaran bisa dilakukan dengan membuka situs banyuwangitourism.com  atau datang langsung ke sekretariat panitia di Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banyuwangi. Peserta hanya perlu membayar Rp 100 ribu untuk memperoleh fasilitas kaos dan konsumsi.

Pendaftaran sudah dibuka mulai awal Februari hingga 5 Maret 2018. Peserta akan memperebutkan Tropy Bupati Banyuwangi dan total hadiah hingga Rp 43 juta. 

"Target kami ada 500 peserta, saat ini sudah ada 200 peserta kategori pelajar dan 100 fotografer umum yang mendaftar," katanya.

Biasanya, model lomba foto race competition, kata Budi seringkali digelar di area perkotaan, namun di Banyuwangi ingin menyajikan suasana lomba di desa. Lomba ini, akan berlangsung pada tanggal 10-11 Maret 2018.

"Nanti peserta juga bakal mendapatkan ilmu fotografi. Pada hari pertama ada workshop yang di gelar di pendopho dinas pariwisata," ujarnya.

Materi workshop fotografi akan disajikan oleh pembicara Zulkarnain, fotografer penyandang disabilitas untuk kalangan pelajar. Kemudian materi peserta umum, disajikan oleh fotografer senior Mario Blanco. 

Banyuwangi Race Photography, merupakan rangkaian acara dari 77 even Banyuwangi Festival tahun ini. Even ini, bakal rutin digelar lagi tahun depan. 

"Lomba ini disajikan dengan banyak nilai edukasi. Tidak hanya lewat workshop, saat hunting foto bersama di Kemiren juga bakal banyak pengetahuan yang didapat, menambah kenalan juga," ujarnya. (haorrahman)

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved