Sosok Ayah Teladan Hari Darmawan di Mata Keluarga

Semasa hidupnya, ayah dari empat anak ini dikenal sebagai sosok ayah teladan di mata keluarganya

Sosok Ayah Teladan Hari Darmawan di Mata Keluarga
Tribun Bali/Fauzan Al Jundi
Jenazah almarhun Hari Darmawan diletakan di peti berwarna putih bersama foto almarhum di Rumah Suka Duka Kertha Semadi, Jalan Cargo Permai No 109, Ubung Kaja, Denpasar Utara. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ulul Azmy

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Berpulangnya pendiri perusahaan ritel besar di Indonesia, Matahari Department Store, Hari Darmawan menyisakan banyak kenangan tak terlupa bagi keluarga.

Semasa hidupnya, ayah dari empat anak ini dikenal sebagai sosok ayah teladan di mata keluarganya.

Dikatakan juru bicara keluarga, Roy N Mandey, Hari selalu menularkan ilmunya kepada keluarga terutama dalam membangun kehidupan, bisnis maupun rumah tangga.

"Beliau orangnya visioner sekali. Seorang pembelajar yang baik. Banyak sudah beliau memberikan bekal buat keluarganya untuk tetap berjuang meneruskan harapan dan cita-cita," ungkapnya mewakili keluarga saat ditemui Tribun Bali di Rumah Duka Kertha Semadi Jalan Cargo Permai No 109, Ubung Kaja, Denpasar Utara, Minggu (11/3/2018).

Roy melanjutkan, Hari adalah sosok pekerja keras.

Di usianya yang sudah menginjak 77 tahun, ia tetap menanamkan pola kerja yang aktif sebagaimana di usia muda. 

Di usia yang semakin senja, ia sering bepergian bolak-balik Jakarta-Bali untuk urusan kerja.

Meski begitu, ia tetap meluangkan sebagian waktu untuk tetap tinggal bersama keluarga di Bali

"Beliau memang orangnya luar biasa aktif. Meski sudah tua, tidak serta-merta ia hanya mengontrol perusahaannya dari jauh. Kalau sudah pulang ke rumah dia suka traveling, ajak main cucu-cucunya," papar pria yang juga sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia ini.

Selain itu, lanjut Roy, pria kelahiran Makassar Sulawesi Selatan ini juga memiliki kepedulian tinggi pada nasib orang kecil.

"Di daerah sekitar Taman Wisata Matahari miliknya, beliau sering memberikan tempat bagi pata pedagang dan UMKM kecil mencari rezeki. Beliau sangat memahami rasanya berjuang dari nol," tambahnya. 

Dari sekian sosok itulah menjadikan anak-anaknya, terutama Suzy Utomo sebagai anak pertama tidak pernah melewatkan momen perjumpaan dengan keluarga besar, terutama dengan ayahnya.

"Meski begitu, pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian beliau. Atas nama keluarga, terima kasih kepada semua pihak di Bogor juga di Bali telah berpartisipasi membantu kelancaran proses persemayanan beliau," tutupnya.

Informasi terakhir, jenazah pendiri retail besar Matahari Department Store ini akan dikremasi pada Rabu (14/3) mendatang.(*)

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help