Pelayanaan BPJS Kesehatan Jadi Perbincangan di Diskusi Tematik, Ombudsman Bali

Pelayanan BPJS Kesehatan terhadap warga kurang mampu sempat menjadi perbincangan beberapa waktu lalu.

Pelayanaan BPJS Kesehatan Jadi Perbincangan di Diskusi Tematik, Ombudsman Bali
Tribun Bali/I Kadek Supriadi
Suasana Diskusi Tematik dalam rangka Hut Ombudsman RI KE-18 dan Pemaparan Data Sidak, Senin (12/3/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelayanan BPJS Kesehatan terhadap warga kurang mampu sempat menjadi perbincangan beberapa waktu lalu.

Menurut kabar yang beredar, pasien sempat ditolak oleh rumah sakit hingga hal tersebut menjadi perbincangan hingga ke DPRD Propinsi Bali.

Ketua Komisi IV DPRD Propinsi Bali, Nyoman Parta sempat turun tangan menanggapi kasus ini.

Menanggapi hal tersebut, dalam diskusi tematik di Kantor Perwakilan Ombudsman Provinsi Bali, Jl Diponegoro No 182, Denpasar, Senin (12/3/2018), Dirut Rumah Sakit Sanglah Denpasar, Wayan Sudana menepis kabar tersebut.

"Pasien yang menggunakan BPJS Kesehatan sudah pasti ditanggung oleh pemerintah, jadi kami selalu menangani pasien tersebut," ungkapnya.

"Sekarang sekitar 80 persen pasien di Rumah Sakit Sanglah menggunakan jaminaan kesehatan BPJS, dan mungkin di tahun 2019 meningkat hingga mencapai 100 persen," ujar Sudana lagi.

Menurutnya, pelayanan menggunakan BPJS atau bukan tetap mendapat pelayanan yang sama karena seluruh warga berhak mendapat pelayaanan kesehatan.(*)

Penulis: I Kadek Supriadi
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help