Home »

Bali

Meski Berusia Ratusan Tahun Pura Penataran Sasih Pejeng Tetap Tegak Berdiri, Begini Kisah Sejarahnya

Yang mereka katakan bulan di Pejeng itu sesungguhnya adalah nekara yang ada di Pura Pentaran Sasih, Pejeng, Gianyar.

Meski Berusia Ratusan Tahun Pura Penataran Sasih Pejeng Tetap Tegak Berdiri, Begini Kisah Sejarahnya
Istimewa
Pura Pentaran Sasih, Pejeng, Gianyar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - "Kalau mau melihat bulan, ada di Pejeng," begitulah kata orang tua dulu.

Ada juga beberapa orang yang mengatakan bahwa 'bulane ulung di Pejeng.'

Yang mereka katakan bulan di Pejeng itu sesungguhnya adalah nekara yang ada di Pura Pentaran Sasih, Pejeng, Gianyar.

Menurut buku Penuntun ke Obyek-obyek Purbakala Sekitar Desa Pejeng - Bedaulu Gianyar' karangan I Gusti Gede Ardana, berdasarkan penemuan nekara perunggu, Pura Penataran Sasih ini diduga sudah ada sejak sebelum pengaruh Hindu, dari masa perunggu.

Sementara jaman perunggu di Indonesia berlangsung kurang lebih tahun 300 Sebelum Masehi (SM).

Oleh karena itu, diperkirakan pura ini sudah ada sejak 2218 tahun yang lalu.

"Setelah masuk pengaruh Hindu ke Bali, rupa-rupanya tempat ini tetap dilanjutkan sebagai tempat suci dan disertai dengan penyempurnaan sesuai dengan konsep agama yang dianutnya saat itu," tulis Ardana dalam buku itu.

Sebagaimana dikutip Ardana dari tulisan A. J. Bernet Kempers Pura ini merupakan Pura pusat dari kerajaan Pejeng dan sebagai Pura gunungnya adalah Pura Puncak Penulisan.

Sementara Nekara yang ada di Pura tersebut merupakan peninggalan jaman Pra Sejarah yaitu dari jaman perunggu atau jaman perundagian. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help