Ogoh-ogoh Banjar Dualang Jadi Juara, Ternyata Biaya Pembuatannya Capai Nominal Ini

Pemenang pertama diraih oleh Banjar Dualang, Desa Peguyangan Kaja dengan tema Gatotkaca

Ogoh-ogoh Banjar Dualang Jadi Juara, Ternyata Biaya Pembuatannya Capai Nominal Ini
Tribun Bali / Busrah Hisam Ardans
Ogoh-ogoh Banjar Dualang yang meraih juara satu se-Kecamatan Denpasar Utara. Ogoh-ogoh ini pula menghabiskan dana Kisaran Rp 45 juta, (13/3/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Busrah Hisam Ardans

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dinas Kebudayaan Kota Denpasar merilis para pemenang lomba Ogoh-ogoh se-Kecamatan Denpasar Utara, Senin (12/3/2018), kemarin.

Pemenang pertama diraih oleh Banjar Dualang, Desa Peguyangan Kaja dengan tema Gatotkaca yang diambil dari kisah Mahabarata.

Ogoh-ogoh pemenang itu sendiri menghabiskan Rp 45 juta. 

I Nyoman Edi Saputra, Bendahara Panitia Ogoh-ogoh mengakui timnya menghabiskan Rp 45 juta untuk memenangkan Ogoh-ogoh Banar Dualang ini. 

"Kami sangat senang dan merasa terharu atas keberhasilan ini. Selama ini belum sempat meraih juara satu. Baru kali ini. Tahun lalu dapat juara enam. Tetapi kebanyakan tema dan ogoh-ogoh belum sama sehingga belum dapat juara," ujarnya. 

Dengan tema Gatotkaca Kalajaya ini dia mengatakan itu merupakan tema umum, juga diambil dari kisah Mahabarata. 

Ogoh-ogoh
Ogoh-ogoh (Tribun Bali / Busrah Hisam Ardans)

"Filosofinya bercerita tentang perang saudara antar Pandawa dan Korawa yang dimenangkan oleh Korawa karena kecurangan Korawa dalam perang," ujar Edi. 

Kemudian, Edi melanjutkan Gatotkaca yang terlahir sakti harus menemui kematian karena bertarung dengan Korawa yang menembakkan anak panah Kunta Wijayadanu tepat di pusarnya.

Jasa Gatotkaca diistilahkan dengan Kalajaya. Kala berarti Waktu dan Jaya berarti Unggul.

Halaman
12
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved