Berita Banyuwangi

Banyuwangi Ajak Kolaborasi Pariwisata Kawasan Danau Toba

Danau Toba termasuk empat daerah ‎destinasi wisata prioritas yang telah ditetapkan pemerintah

Banyuwangi Ajak Kolaborasi Pariwisata Kawasan Danau Toba
Surya
Tiga kepala daerah kawasan Danau Toba, saling memberikan cinderamata pada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. 

TRIBUN BALI.COM, BANYUWANGI-- Tiga kepala daerah di kawasan Danau Toba‎, mengunjungi Banyuwangi. Tiga kepala daerah tersebut, Bupati Samosir, Rapidin Simbolon; Bupati Toba Samosir, Darwin Siagian, dan Bupati Humbang Hasundutan, Dormar Banjarnahor. Dalam kesempatan itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, mengajak untuk kolaborasi pariwisata.

Tiga kepala daerah tersebut datang ke Banyuwangi bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) belajar pengelo‎laan pariwisata

Danau Toba termasuk empat daerah ‎destinasi wisata prioritas yang telah ditetapkan pemerintah. Selain Danau Toba, empat daerah wisata prioritas lainnya adalah Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.

Bahkan pemerintah pusat membentuk Badan Otoritas Pariwisata (BOP) Danau Toba, pada 1 Juni 2016 melalui Peraturan Presiden (Perpers) No. 49/2016.

Anas mengajak pada daerah-daerah Danau Toba untuk kolaborasi pariwisata. Menurut Anas, Danau Toba telah memiliki branding yang sangat menjual. Nama Danau Toba telah lama dikenal.

"Apalagi Danau Toba telah ditetapkan sebagai daerah prioritas wisata. Jadi lebih mudah untuk mengembangkannya," kata Anas, Rabu (14/3).

Bupati berusia 44 tahun tersebut mengatakan, Banyuwangi dan Danau Toba sama-sama sedang mengembangkan pariwisata. Dua kawasan ini bisa saling belajar untuk mengembangkan pariwisata

"Kita bisa bersinergi dan kolaborasi untuk sama-sama mengembangkan pariwisata," tambah Anas. 

Tiga kepala daerah tersebut dua hari berada di Banyuwangi, 13-14 Maret. Mereka mendatangi berbagai tempat, Mal Pelayanan Publik, Desa Smart Kampung Taman Sari, Grand Watu Dodol, Bangsring Underwater, dan lainnya. 

"Kami banyak belajar di Banyuwangi. Seperti di Taman Sari, kami melihat sistem pengelolaan desa yang terintegrasi. Begitu juga di Mal Pelayanan Pubik, banyak hal baru yang kami dapat dan bisa diterapkan di daerah kami masing-masing," kata Bupati Samosir, Rapidin Simbolon, 

Bahkan menurut Simbolon, jajaran SKPD daerahnya akan tinggal lebih lama di Banyuwangi untuk belajar lebih jauh. 

‎"Kami juga menunggu kehadiran pemerintah Banyuwangi untuk berkunjung ke kawasan Danau Toba," kata Simbolon. (Haorrahman)

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved