Peserta Antusias Ikuti Seminar International Hospitality Outlook STP Nusa Dua

Antusisme peserta dalam kegiatan seminar ini terlihat dari ramainya peserta yang hadir.

Peserta Antusias Ikuti Seminar International Hospitality Outlook STP Nusa Dua
istimewa
Pemberian penghargaan di acara semintar international Hospitality Outlook yang digelar STP Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat 99/3/2018) lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sebanyak 83 peserta dari 6 negara berbeda (Amerika, Perancis, Cina, Australia, Inggris dan Indonesia) mengikuti Seminar International Hospitality Outlook di Hotel Mercure Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (9/3/2018) lalu.

Seminar yang diselenggarakan oleh Program Studi Administrasi Perhotelan Kelas D (ADH-D) Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Nusa Dua Bali ini mengangkat tema “Emerging Hotel Management through Digital Marketing”.

"Antusisme peserta dalam kegiatan seminar ini terlihat dari ramainya peserta yang hadir. Peserta membeludak menjadi 83 peserta dari target 60 peserta," ujar ketua panitia, Luh Putu Nadia Rizki Utami.

Seminar ini mendatangkan tiga pembicara yaitu GM The Royal Santrian Benoa, Ricky Putra; founder & advisor of IHGMA, Reza Sunardi; dan GM Risata Bali Resort and Spa, Fransiska Handoko.

Dalam pemaparannya, Ricky Putra membawakan topik “Elevating Hotel’s Profitability Through Marketing Strategic”.

Ia menjelaskan langkah-langkah yang bisa diambil oleh manajemen hotel untuk meningkatkan keuntungan khusunya melalui pemilihan strategi dalam pemasaran.

Pada sesi kedua, Reza Sunardi mejelaskan cara membuat online reputation hotel agar tetap bagus.

Hal itu penting agar hotel mampu memenangkan persaingan secara online, khususnya pada platform tertentu seperti TripAdvisor

Sedangkan pada sesi ketiga, Fransiska Handoko menyebut perubahan trend bisa terjadi kapan saja.

"Kita sebagai pelaku pariwisata harus siap untuk menghadapi perubahan tersebut," ucap Fransiska.

Poin penting dalam seminar ini adalah perubahan dan perkembangan teknologi turut mengubah cara wisatawan dalam melakukan perjalanan.

Oleh sebab itu, manajer harus sigap untuk beradaptasi bila trend pasar berubah.

Karena itu, strategi pemasaran pun dituntut untuk selalu dinamis.

"Seminar ini penting agar peserta dan pelaku bisnis pariwisata lebih peka terhadap perubahan. Dunia bisnis berubah dengan adanya dunia digital yang semakin seksi," ucap Nadia Rizki Utami. (*)

Penulis: Widyartha Suryawan
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved