Hari Raya Nyepi

Ini Makna Caru Tilem Kesanga Dilaksanakan di Catus Pata

Sehari sebelum Perayaan Hari Raya Nyepi, bertepatan dengan Tilem Kasanga, umat Hindu di Bali melakukan Upacara Caru.

Ini Makna Caru Tilem Kesanga Dilaksanakan di Catus Pata
Tribun Bali/I Putu Supartika
(Ilustrasi) Banten pecaruan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sehari sebelum Perayaan Hari Raya Nyepi, bertepatan dengan Tilem Kasanga, umat Hindu di Bali melakukan Upacara Caru.

Berdasarkan Weda (kitab suci agama Hindu), terdapat lima unsur nilai-nilai suci upacara agama Hindu.

Lima unsur tersebut tersebut adalah mantra, tantra, yantra, yadya dan yoga.

Caru yang merupakan bagian dari yadnya, artinya cantik.

Dalam kitab Samhita Swara disebutkan, kata caru adalah cantik atau harmonis.

Hal ini karena salah satu tujuan Butha Yadnya adalah untuk mengharmonisasikan hubungan manusia dan alam.

Dalam kitab Sarasamuscaya di sebutkan,

"Dharmartha kama moksanam pranab samsthitiheatawah Tan nighnata kin na khatam raksa buthahitarta ca suksmania"

Caru berkaitan erat dengan harmonisasi dengan alam semesta.

Setalah melakukan upacara Melis (penyucian jelang Nyepi) di laut, kemudian dilanjutkan upacara Caru di darat (catus pata) yang bertujuan mengharmonisasikan ruang dan waktu.

Halaman
12
Penulis: Rino Gale
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help