Berita Banyuwangi

Anak Presiden Soekarno ke Banyuwangi Kerja Sama Penguatan Pendidikan

Kunjungan anak Presiden Soekarno dari istri Ratna Sari Dewi Soekarno itu, untuk kerjasama penguatan kualitas pendidikan dasar

Anak Presiden Soekarno ke Banyuwangi Kerja Sama Penguatan Pendidikan
Surya
Anak dari Presiden RI pertama, Soekarno, Karina Kartika Sari, saat datang ke Banyuwangi. 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Anak dari Presiden RI pertama, Soekarno, Karina Kartika Sari, datang ke Banyuwangi.

Kunjungan anak Presiden Soekarno dari istri Ratna Sari Dewi Soekarno itu, untuk kerjasama penguatan kualitas pendidikan dasar anak-anak di Kabupaten Banyuwangi.

Kartika merupakan pendiri yayasan Kartika Sari Foundation (KSF), yang berkantor di Belanda.

KSF merupakan lembaga non-profit yang bergerak dalam pengembangan potensi anak-anak.

KSF akan membantu pendidikan dasar di Banyuwangi.

"Kami melihat Banyuwangi punya komitmen yang tinggi terhadap pendidikan, dan telah berjalan baik, sehingga kami pilih untuk kerjasama. Kami berharap bisa memberikan nilai tambah pendidikan dasar di Banyuwangi," kata Kartika.

Selama ini di Indonesia, KSF baru mengembangkan pendidikan di tiga daerah.

Banyuwangi menjadi daerah ketiga. Sebelumnya KSF telah bekerja sama dengan Surabaya dan Jakarta.

"Sistem mengajar bukan hanya guru yang berdiri di antara anak-anak. Tetapi bisa jadi fasilitator untuk pengajaran yang menyenangkan, efektif dan efisien," kata Kartika.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyampaikan terima kasih KSF telah memilih Banyuwangi untuk membantu penguatan kualitas pendidikan di daerah.

"Kami berterima kasih, KSF telah memilih Banyuwangi. Bagi kami pendidikan adalag prioritas," kata Anas.

Menurut Anas, di Banyuwangi anggaran pendidikan adalah yang paling besar, hampir separuh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Tahun ini, Banyuwangi mengalokasikan Rp 1,04 triliun untuk pendidikan.

Anas menyambut hangat tawaran dari KSF tersebut. Hal tersebut, sesuai dengan harapan Pemkab Banyuwangi untuk membangun pendidikan yang melibatkan partisipasi masyarakat secara efektif.

"Saya menyambut dengan tangan terbuka, berbagai kerjasama dengan berbagai pihak yang bertujuan untuk meningkatkan pendidikan di Banyuwangi. Seperti halnya yang dilakukan oleh KSF ini," katanya.

Sebelumnya Banyuwangi juga telah bekerjasama dengan ruangguru.com, model pengajaran berbasis teknologi. (Haorrahman)

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved