Rp 251 Miliar Dana Hibah Terancam Ditunda, Bawaslu Kirim Surat ke Gubernur Minta Dicairkan Usai Ini

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bali meminta pencairan dana hibah dan bantuan sosial (bansos) di seluruh Bali ditunda

Rp 251 Miliar Dana Hibah Terancam Ditunda, Bawaslu Kirim Surat ke Gubernur Minta Dicairkan Usai Ini
Logo bawaslu 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bali meminta pencairan dana hibah dan bantuan sosial (bansos) di seluruh Bali ditunda hingga berakhirnya proses Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Nilai hibah atau bansos yang terancam ditunda tersebut sekitar Rp 251 miliar.  

Permintaan penundaan ini dilakukan untuk mencegah adanya politisasi bantuan dana dari para anggota dewan ke masyarakat.

Dana hibah ini diketahui berasal dari gubernur yang difasilitasi oleh anggota dewan kepada konstituennya.

Ketua Bawaslu Bali, Ketut Rudia, mengungkapkan pihaknya sudah mengirimkan surat bernomor 035/K.BAWASLU-PROV.BA/PM.04/III/2018 tertanggal 12 Maret 2018 tentang Cegah Dini kepada Gubernur Bali dan ditembuskan ke Ketua DPRD Bali.

Salah satu poin dalam surat tersebut adalah meminta agar bansos dan hibah yang sedianya akan dicairkan di masa reses ditunda hingga Juni 2018.

Anggota dewan dijadwalkan kembali melakukan reses pada Mei 2018. Terakhir mereka reses pada 6-12 Maret 2018.

Selain itu, Bawaslu juga meminta agar tidak menggunakan program-program pemerintah sebagai bahan jualan salah satu pasangan calon (paslon) yang bersaing dalam Pilgub Bali 2018.

"Kami mengirim surat ke gubernur dan kepala daerah di Bali untuk tidak menggunakan program-program pemerintah untuk tujuan salah satu paslon," kata Rudia saat ditemui di kantornya, Senin (19/3).

Ditambahkan, Bawaslu mengeluarkan surat tersebut berdasar UU No. 10 Tahun 2016 Tentang Pilkada pasal 70, 71, dan 73. Bahkan ia menegaskan sanksi bagi pelanggaraan wewenang tersebut sampai berujung pidana.

Halaman
1234
Penulis: Ragil Armando
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved