Miris, Gadis Korban Perkosaan di Buleleng Depresi Berat Hingga Dirujuk ke RS Jiwa Bangli

Saat itu rumah keluarga ISU memang dalam keadaan sepi. Ia beserta anggota keluarga yang lain sedang sibuk membantu persiapan

Miris, Gadis Korban Perkosaan di Buleleng Depresi Berat Hingga Dirujuk ke RS Jiwa Bangli
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Sejumlah advokat yang tergabung dalam Forum Advokat Buleleng Peduli Perlindungan Anak beserta pengurus Komnas Perlindungan Anak Pokja Bali mendatangi Polres Buleleng, Kamis (22/3/2018) siang. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Tak mau makan dan tak mau bicara.

Seperti itulah kondisi yang terjadi pada seorang gadis berinisial ISU yang berusia 14 tahun. 

Gadis kelas 8 SMP asal Buleleng ini mengalami depresi berat, diduga usai dicabuli oleh pamannya sendiri.

Penanganan yang diberikan oleh pihak medis selama kurang lebih sebulan di RSUD Buleleng pun tak membawa perubahan pada kondisi ISU.

Akhirnya, pihak rumah sakit berserta keluarga sepakat untuk merujuk ISU ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli pada Rabu (21/3/2018) sore.

"Dia selalu kepingin lari, merasa ketakutan," ungkap Ida KA (43), kakak tiri ISU, saat ditemui di Mapolres Buleleng pada Kamis (22/3/2018) siang.

Kepada Tribun Bali, ia menuturkan, peristiwa tragis yang menimpa adiknya itu terjadi pada hari Rabu 21 Februari 2018 sekitar pukul 11.00 Wita. 

Saat itu rumah keluarga ISU memang dalam keadaan sepi.

Ia beserta anggota keluarga yang lain sedang sibuk membantu persiapan upacara pelebon.

Yang ada di rumah hanya ISU beserta ibu kandungnya.

Halaman
1234
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved