Command Center Polda Bali Telan Biaya 6 Miliar

Peresmian Command Center dalam rangka kegiatan IMF Oktober nanti dan dalam rangka pengawasan keamanan dan ketertiban Provinsi Bali

Command Center Polda Bali Telan Biaya 6 Miliar
Tribun Bali/Busrah Ardans
Suasana peresmian sekaligus pengarahan dari Polda Bali, Rabu (11/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Busrah Hisam Ardans

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Peresmian Command Center dalam rangka kegiatan IMF Oktober nanti dan dalam rangka pengawasan keamanan dan ketertiban Provinsi Bali, oleh Kapolda Bali Irjen Petrus Golose di Gedung Biro Ops Polda Bali, Rabu (11/4/2018) sekira pukul 08.00 wita tadi berlangsung lancar.

Usai peresmian, Kabid Humas Polda Bali, Hengky Widjaya mengungkapkan, harga dari pengadaan Command Center ini ialah Rp 6 miliar.

Menurutnya, harga Rp 6 miliar itu belum sebanding dengan besarnya acara nanti.

"Dari pihak mereka ingin melihat seberapa baik kami melakukan pengamanan. Jadi, ini belum sebanding dengan acara besar nanti. Untuk bahas keamanan saja ada yang sampai rapat ke Amerika," pungkasnya.

Dia mengatakan inilah bukti dari kesiapan pihaknya dalam melakukan pengawasan.

"Inilah kesiapan kami terhadap pengamanan dan kita harus bisa meyakinkan mereka bahwa dengan support IT dan Command Center ini Bali layak jadi tuan rumah acara IMF nanti," ungkapnya.

Sementara Kapolda Bali Irjen Petrus Golose mengatakan, peresmian ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Dan wujud kebijakan Kapolri yaitu profesional, modern, dan terpercaya.

"Dengan adanya modernisasi di lingkungan Polda Bali ini, diharapkan kami lebih bisa melayani masyarakat dengan mencoba mengintegrasikan IT bersama Telkom, contohnya Salak Bali." jelasnya.

Hal ini kata dia bertujuan untuk menjaga situasi dan keamanan, kemudian World Bank Spring Meeting yang akan dihadiri pertengahan bulan ini.

"Jadi, nanti saya akan presentasikan mengenai kesiapan jajaran kami untuk IMF World Bank Annual Meeting, juga pemilu legislatif maupun pemilu presiden," ujarnya.

Dia mengaku kini polisi akan melayani lebih cepat karena pelayanan sudah berbasis IT.

Polisi semakin dan akan terus belajar dengan bantuan teknologi. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved