Cara Belajar Mencegah Bencana dari Hal yang Sederhana Menurut BNPB

Begini tiga cara belajar mencegah bencana dari hal yang sederhana menurut BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana)

Cara Belajar Mencegah Bencana dari Hal yang Sederhana Menurut BNPB
KOMPAS.com
Ilustrasi Bencana 

Laporan Wartawan Tribun Bali- Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Begini tiga cara belajar mencegah bencana dari hal yang sederhana menurut BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) saat ditemui Tribun Bali dalam kegiatan latihan parsial TNI AL serta memperingati kesiapsiagaan bencana jelang tahunan IMF-world yang bertempat di Kawasan Nusa Dua, tepatnya Pantai Mengiat, Kamis (12/4/2018).

Dengan adanya kegiatan ini, BNPB ingin menunjukkan kepada masyarakat agar lebih peka, aktif serta terus latihan, dan belajar dalam menghadapi bencana.

Wisnu Wijaya selaku Deputi BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) menjelaskan, menurut survei  selama lima tahun belakangan, masyarakat Indonesia belum melakukan latihan evakuasi bencana.

"Padahal bencana itu datangnya dari orang yang kurang terlatih dan kurang waspada," terangnya.

Dalam acara tersebut Wisnu Wijaya menjelaskan cara untuk mengatasi atau mencegah bencana dari yang paling sederhana.

Pertama, amati.

Amati dilakukan terkait fasilitas jalur evakuasi, mempunyai alat pemadam kebakaran, dan harus dicek apakah alat tersebut berfungsi atau tidak.

"Sederhana saja, kita harus mengamati dari hal kecil seperti ini (yang dijelaskan)," ujarnya.

Kedua, diharuskan untuk menginvestigasi sesuatu hal yang mudah terkena bencana, contohnya lemari atau barang yang mudah jatuh ketika ada gempa.

"Ya kalo sudah tau, harusnya dilakukan. Contoh saja di Jepang, lemari saja itu ada penyanggah untuk tetap tenang ketika ada gempa," jelasnya.

Ketiga, terus berlatih tata cara evakuasi bencana

"Semisal berlatih sepeda kan, harus terus menerus agar menimbulkan refleks keseimbangan. Nah, refleks itu yang diharapkan untuk mencegah bencana," tambahnya.

Maka dari itu BPNB menghimbau, kenali bencana mulai dari yang sesederhana mungkin dan terus berlatih, karena setiap orang mempunyai hak dan kewajiban untuk melindungi diri.

"Ingat, bencana itu ada di sekitar kita, mulai dari yang sederhana," katanya (*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved