Subaidi Terkapar Mengenaskan Usai Senggolan dengan CR-V Dan Tabrak Truk di Jalur Tengkorak Gilimanuk

Saat mendahului, ia menyenggol mobil yang dikemudikan oleh pria yang berprofesi sebagai hakim di Banyuwangi

Subaidi Terkapar Mengenaskan Usai Senggolan dengan CR-V Dan Tabrak Truk di Jalur Tengkorak Gilimanuk
Net
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Kecelakaan maut terjadi di jalur tengkorak Denpasar-Gilimanuk, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali, Rabu (11/4/2018).

Ahmad Subaidi (44), tewas di tempat.

Ia ditabrak truk usai terlibat serempetan dengan mobil CR-V yang dikemudikan Putu Endru Sonata (41).

Subaidi disebut-sebut kurang berhati-hati saat menyalip sebuah mobil tak dikenal.

Saat mendahului, ia menyenggol mobil yang dikemudikan oleh pria yang berprofesi sebagai hakim di Banyuwangi, Jawa Timur itu,  hingga akhirnya bertabrakan dengan truk dari arah berlawanan.

"Pengemudi mobil CR-V adalah hakim yang tugas di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Berdasarkan data di lapangan, pengendara sepeda motor ini menabrak mobil CR-V. Makanya itu bodi samping mobilnya penyok dan tergores memanjang," kata Kasatlantas Polres Jembrana, AKP Yoga Widyatmoko.

Kecelakan terjadi di di Kilometer 110-111, sekitar pukul 16.30 Wita.

Saat itu, Subaidi yang merupakan warga dari Desa Pasarejo, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso datang dari arah timur (Denpasar) menuju barat (Gilimanuk).

Ia mengendarai Honda Mega Pro bernomor polisi P 6687 ET.

Subaidi juga membonceng cucunya, Muzzayin (18).

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help