TribunBali/
Home »

Bali

Tim Vaksin Datangi Rumah Warga, Imunisasi JE Sasar Anak Putus Sekolah

Pelaksanaan gerakan Imunisasi Japanese Encephalitis (JE) di seluruh Bali telah memasuki masa tenggang pada April 2018 ini

Tim Vaksin Datangi Rumah Warga, Imunisasi JE Sasar Anak Putus Sekolah
Istimewa
Pelaksanaan Vaksinasi Japanese Encheoalitis (JE) di PAUD Tunjung Tutur, Kelurahan Peguyangan, Denpasar Utara beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelaksanaan gerakan Imunisasi Japanese Encephalitis (JE) di seluruh Bali telah memasuki masa tenggang pada April 2018 ini.

Hingga kini cakupan vaksin ini baru 75 persen.

Sisanya kini sedang disasar untuk anak-anak yang putus sekolah, caranya dengan mendatangi rumah warga.

Terkait sasaran target imunisasi kepada anak luar sekolah, dijelaskan Kasi Vaksin Dinkes Bali dr Raka Susanti, meliputi bayi mulai umur 9 bulan, balita dan juga dimungkinkan untuk anak-anak berusia di bawah 15 tahun yang tidak sekolah maupun putus sekolah.

Namun untuk persentase data jumlah anak putus sekolah di Bali ini, kata Susanti belum bisa diketahui secara pasti.

Hal itu berbeda dengan anak sekolah yang datanya diketahui, karena itu, mekanisme untuk mengetahui status anak putus sekolah ini didasarkan dari data yang dihimpun dari Puskesmas Pembantu (Pustu) di tiap daerah.

Data ini nantinya akan diserahkan ke Puskesmas lalu ke Dinas Kabupaten dan juga ke dinas provinsi, kemudian mendatangi rumahnya.

"Terpenting, sasaran kita dari awal ini memang sebanyak 70 persen pada anak sekolah, dan sisanya 30 persen terhadap anak luar sekolah, termasuk anak putus sekolah itu tadi," jelasnya Rabu (11/4/2018) kemarin.

Pihaknya menghimbau partisipasi seluruh masyarakat dalam membantu memperluas terget sasaran imunisasi ini.

Dalam hal ini, Tim pokja imunisasi berkomitmen untuk tidak hanya berhenti menggelar imunisasi di posyandu atau puskesmas saja.

Halaman
123
Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help