Kophrindo Gandeng Grab Untuk Operasikan Meeting Point di Area Kedatangan Bandara Ngurah Rai

Pihak Angkasa Pura pun dan tentunya telah memberi izin operasional untuk berjalannya bisnis meeting point ini.

Kophrindo Gandeng Grab Untuk Operasikan Meeting Point di Area Kedatangan Bandara Ngurah Rai
Tribun Bali / Rino Gale
Suasana booth meeting point di Bandara I Ngurah Rai, Bali, Rabu (11/4/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Koperasi Pengelola Hotel dan Restoran Indonesia (Kophrindo) kemarin selasa (10/4/2018) telah meresmikan meeting point bagi para wisatawan yg telah memilih perjalanan wisata di Bali.

Dengan menggandeng salah satu perusahaan aplikasi terbesar di Asia Tenggara, Kophrindo yakin melalui aplikasi Grab, reward yang dapat dimanfaatkan oleh semua wisatawan yg datang ke pulau dewata.

Ahmad Qodriansyah selaku Manager bisnis & development Kophrindo menjelaskan, tentu hal tersebut dapat meningkatkan nilai jual dan membantu pemerintah dalam mempromosikan berbagai kearifan budaya lokal di Bali.

Baca: Kini Taksi Online Grab Resmi Masuk Bandara Ngurah Rai

"Kerjasama ini merupakan sinergi kami utk dapat tetap bertahan dan berkembang ditengah perkembangan teknologi yang begitu luar biasa. Kami berterima kasih kepada Grab yang telah mensuport kami guna peningkatan kualitas pelayanan perjalanan wisata anda dibali" ujarnya.

Dengan kehadiran meeting point yang berada di area kedatangan domestik bandara I Gusti Ngurah Rai, perjalanan wisata akan lebih nyaman dan mudah.

Meeting poin ini beroperasi mulai pukul 08.00 sampai 23.00 Wita, dan juga telah bekerja sama dengan berbagai hotel, restoran dan beberapa pengelola objek wisata di pulau dewata yang dapat memberikan nilai lebih dalam bisnis usaha ini.

Lanjutnya, dalam pelaksanaanya akan tetap mengacu pada core business sebagai tour and travel.

Pihak Angkasa Pura pun telah memberi izin operasional untuk berjalannya bisnis meeting point ini.

Letak lokasinya berada di area kedatangan domestik Bandar Udara Internasional, I Gusti Ngurah Rai

"Dinas koperasi selalu mengingatkan kami selaku koperasi di bawah binaan Provinsi Bali harus dapat berinovasi sesuai perkembangan zaman sehingga peran koperasi tidak hilang begitu saja" jelasnya.

Terpisah, Humas Angkasa Pura, Arie Ahsanurrohim menjelaskan, sudah ada perjanjian dari Kophrindo dan Angkasa Pura terkait perijinan meeting point ini, yakni izin prinsip kegiatan usaha.

"Kan mitra eksisting" ujar Arie. (*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help