Suroso Peserta IVCA 2018 Pernah Melintasi Beberapa Negara Asia Tenggara dengan Bersepeda

Salah satu peserta yang mengikuti acara Internasional Veteran Cycle Association (IVCA) 2018 pernah bersepeda ke negara-negara Asia Tenggara

Suroso Peserta IVCA 2018 Pernah Melintasi Beberapa Negara Asia Tenggara dengan Bersepeda
Tribun Bali/Ahmad Farizqi Irwan

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Salah satu peserta yang mengikuti acara Internasional Veteran Cycle Association (IVCA) 2018 ternyata pernah bersepeda ke negara-negara Asia Tenggara, Jumat (13/4/2018).

Salah satu peserta yang berpartisipasi dalam acara IVCA 2018 ada yang menarik perhatian tribun-bali.com.

Suroso (65), laki-laki asal Kendal, Jawa Tengah ini sudah bertualang dengan sepeda tuanya dari tahun 1987.

Suroso mengatakan, dari tahun 1987 dia sudah mulai bertualang dari Semarang, Jawa Tengah ke Madura, Jawa Timur.

"Saat itu jarak yang paling jauh saya tempuh tahun 1988 dari rumah saya di Semarang ke Madura. Terus dari Madura ke Cirebon tapi gak mampir rumah di Semarang, saya ke Cirebon langsung, baru ke Semarang. Menempuh waktu 94 hari. Ini yang paling jauh pertama kalinya," katanya sambil menunjukkan photo galleri kenangannya.

Selain Madura (Jawa Timur), Cirebon (Jawa Barat), Suroso pernah menggowes sepedanya ke Bangka Belitung, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Bali, dan Sumbawa.

Suroso juga pernah mengunjungi negara-negara lain yang ada di Asia Tenggara.

"Iya, pernah ke Malaysia, Thailand, terus Brunei Darussalam, dan Singapura. Untuk Timor Leste waktu itu sampai di pelabuhan Sape, Sumbawa (NTT) cuaca buruk gak ada ferry yang nyebrang kesana, jadi nunggu lama," tambahnya.

Selama perjalanan ke luar negeri, Suroso menempuh waktu paling tidak 3 bulan lamanya.

Tapi selama bertualang dengan sepedanya ada pengalaman yang membuat ia senang dan jadi kenangan yang tidak terlupakan.

Seperti bertemu Menteri Brunei Darussalam, Presiden Association yang menangani warga muslim di Thailand Selatan yang data-data menguasai bahasa Indonesia.

Selain itu, saat berkunjung ke Malaysia ia juga menemui satu kampung yang bisa berbahasa Indonesia.

Suroso tiba di Bali sudah 2 minggu yang lalu, saat itu ia mengikuti rombongan Estape IVCA 2018 dari Semarang.

"Harapan saya, generasi muda bisa gemar bersepeda, karena dengan bersepeda agar lebih sehat dan bebas polusi," pungkasnya. (*)

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved