Tanya Kepastian Bandara Bali Utara, Adi Wiryatama: 10 Tahun Lagi Sama Saja Bohong

Pimpinan DPRD Bali mendatangi Kemenko Kamaritiman di Jakarta untuk mendapatkan kepastian pembangunan bandara di Bali utara, Kamis (12/4/2018).

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Pimpinan DPRD Bali mendatangi Kemenko Kamaritiman di Jakarta untuk mendapatkan kepastian pembangunan bandara di Bali utara, Kamis (12/4/2018).

Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama pun meminta bandara di Bali utara segera dibangun, karena jika baru dibangun 10 tahun mendatang, dianggap sama saja bohong.

Dari hasil pertemuan dengan Staf Ahli Menteri Koordinator Kemaritiman, Septian Hario Seto dan Kabid Infrastruktur Pariwisata Bahari Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Velly Asvaliantina, disebutkan saat ini tahap pengkajian pembangunan bandara itu sudah hampir selesai.

"Sudah dipastikan akan dibuat bandaranya, tapi yang menjadi pertanyaannya pastinya kapan? Kalau 10 tahun lagi sama saja bohong juga," kata Adi Wiryatama usai pertemuan.

Politikus PDIP ini menginginkan bandara yang rencananya dibangun di Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, itu secepatnya dibangun. 

"Katanya segera, tentunya makin cepat makin bagus hingga tidak menjadi pertanyaan bagi masyarakat. Sekaligus tidak mengganggu program mulianya Nawacita Presiden RI, karena kalau tidak terealisasikan khawatir akan memberikan citra buruk," paparnya.

Karena itu, ia meminta pemerintah pusat untuk segera melakukan penentuan lokasi (penlok) pembangunan Bandara Bali Utara.

Hingga saat ini, pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Perhubungan belum mengeluarkan penlok.

Adi Wiryatama menambahkan, Bandara Bali Utara sudah menjadi harapan masyarakat Bali sejak tahun 2004.

"Waktu itu saya Bupati Tabanan, masyarakat menginginkan bandara itu," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help