TribunBali/

Pameran Puisi Yantra Kolaborasi Seni Rupa dan Sastra

Sepuluh perupa dan sepuluh penulis sastra Bali modern berkolaborasi menghasilkan 34 karya dalam pameran di Denpasar Art Space (DAS)

Pameran Puisi Yantra Kolaborasi Seni Rupa dan Sastra
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sepuluh perupa dan sepuluh penulis sastra Bali modern berkolaborasi menghasilkan 34 karya dalam pameran di Denpasar Art Space (DAS), Jalan Surapati, Denpasar.

Ini adalah bentuk penyatuan antara perupa dan penulis yang bertajuk Campuhan Rasa.

Tonggak baru di Bali dan belum pernah ada sebelumnya.

Ketika memasuki ruang pameran, pengunjung akan menemukan berbagai karya yang 'gila'.

Mulai dari seni instalasi yang mengadopsi sangsang yang biasa dipakai dalam upacara ngaben, menggunakan limbah kayu yang tercecer di pantai, seni instalasi dari besi beton yang digantungi pecahan kaca, puisi di atas daun lontar, batok kelapa hingga serabut kelapa, bahkan karya yang mengadopsi baligrafi.

Menurut kurator seni rupa, Made Susanta Dwitanaya, kolaborasi ini berangkat dari sebuah obrolan antara perupa dan penulis.

Dari hasil obrolan tersebut lahirlah karya pameran.

"Ini adalah konsep pameran yang berbeda dari yang pernah ada di Bali. Kami mempertemukan seni dari perupa dan penulis dengan frame, tanpa mengilustrasi dan mendeskripsikan karya masing-masing," tutur Susanta ketika dikonfirmasi, Sabtu (14/4/2018) siang.

Dikatakan, penciptaan karya ini, melalui proses yang panjang.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help