Siswa SMP di Buleleng Tega Kelabui Ortunya Ngaku Motor Hilang, Polisi: Dipakai Beli Drone

Uniknya, pria yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP ini ditangkap lantaran telah mengelabui orangtuanya sendiri.

Siswa SMP di Buleleng Tega Kelabui Ortunya Ngaku Motor Hilang, Polisi: Dipakai Beli Drone
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Kapolres Buleleng, AKBP Suartno menunjukkan dua barang bukti sepeda motor yang berhasil diamankan dari pengungkapan kasus curanmor di Seririt dan Gerokgak, pada Kamis (12/4) siang. 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Jajaran Polres Buleleng menangkap dua orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Mereka adalah KYB (16) dan Roby Al'amin alias Robert (32). Kedua tersangka ini ditangkap dalam waktu yang berbeda.

Begitu pula dengan tempat kejadian perkaranya, juga berbeda.

Dimana, Untuk tersangka  KYB, berhasil ditangkap oleh aparat reskrim Polsek Seririt pada Kamis (5/4) sekitar pukul 14.00 wita.

Uniknya, pria yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP ini ditangkap lantaran telah mengelabui orangtuanya sendiri.

 Sepeda motor Yamaha Jupiter MX dengan nomor polisi DK 8557 VP yang diberikan oleh orangtuanya nekat ia gadaikan dengan alasan untuk membeli drone.

 Namun nahas, dihadapan orangtuanya, KYB mengaku jika motor tersebut telah hilang, ketika diparkir di halaman sekolahnya.

Dengan polosnya, orangtua KYB pun bergegas melaporkan informasi yang diberikan oleh anaknya itu ke Polsek Seririt, untuk ditindaklanjuti.

Praktis polisi yang menerima laporan ini begegas melakukan penyelidikan.

Setelah diusut, motor tersebut rupanya telah digadaikan oleh KYB sendiri di Desa Tungguwisia, Kecamatan Seririt, Buleleng.

"Pelaku (KYB) menggadaikan motor itu pagi-pagi sebelum ke sekolah. Nah pas pulang dari sekolah, pelaku mengatakan pada orangtuanya jika motor tersebut telah hilang. Orangtuanya melapor ke Polsek Seririt, setelah diselidiki ternyata motor itu digadaikan oleh anaknya sendiri," tutur Kanit Reskrim Polsek Seririt, Iptu Abdul Aziz saat dihubungi melalui saluran telepon seluler pada Minggu (15/4).

Dihadapan polisi, KYB mengaku jika motor pemberian orangtuanya itu terpaksa ia gadai dengan alasan untuk membeli drone.

Melihat usia KYB masih di bawah umur, aparat Polsek Seririt pun hanya memberikan sanksi teguran.

"Drone itu sudah dia beli via online dari hasil pengadaian motor. Ada bukti transfernya melalui ATM salah satu bank. Yang bersangkutan kini telah dikembalikan pada orangtuanya," jelasnya Iptu Aziz. (*) 

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help