TribunBali/

Dijagokan Sebagai Kandidat Kuat Capres, Elektabilitas Anies Baswedan Turun, Ini Sebabnya

Namun dari hasil survei Median, elektabilitas Gubernur DKI Jakarta itu sepertinya tak mengalami peningkatan, bahkan menurun.

Dijagokan Sebagai Kandidat Kuat Capres, Elektabilitas Anies Baswedan Turun, Ini Sebabnya
(KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI)
Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan tiba di Balai Kota DKI Jakarta untuk melakukan serah terima jabatan (sertijab), Senin (16/10/2017). Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menjabat Gubernur DKI Jakarta dan Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk periode 2017-2022. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA -- Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan digadang-gadang menjadi salah satu kandidat calon presiden di perhelatan Pilpres 2019.

Namun dari hasil survei Median, elektabilitas Gubernur DKI Jakarta itu sepertinya tak mengalami peningkatan, bahkan menurun.

 
Direktur Riset Media Survei Nasional (Median) Sudarto mengatakan, hasil survei 24 Maret sampai 6 April, elektabilitas Anies turun menjadi 2 persen.

Padahal pada survei yang sama namun dilakukan pada Februari lalu Anies mendapatkan suara responden sebesar 4,5 persen.

Menurut Sudarto, saat awal menjabat Gubernur DKI, euforia masyarakat atas kemenangannya masih terasa dan harapan menjadi capres ada.

"Orang masih euforia dengan kemenangan dia dan mengharapkan jadi Capres," kata Sudarto di Restoran kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Dia menjelaskan namun kemudian beberapa kebijakan Anies dianggap kontroversial seperti penataan kawasan Tanah Abang, kemacetan bertambah, maupun penggunaan Monas yang terbuka untuk kegiatan keagamaan.

Euforia itu, ujar Sudarto berubah drastis setelah dia menjadi Gubernur, apalagi, selama 100 hari menjabat.

"Hukum incumbent berlaku kepada dia. Seperti masih macet dan banjir. Sehingga kemudian sparkle yang tinggi di awal, sudah mulai mengkritisi kinerjanya," ujarnya.

Sudarto menilai, jika Anies berkeinginan maju, dirinya harus memperbaiki kinerja di pemerintahan provinsi DKI Jakarta.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help