TribunBali/
Home »

Bali

Masih Sempat Erupsi Namun PVMBG Indikasikan Untuk Turunkan Status Gunung Agung

Erupsi terjadi sekitar pukul 15.03 Wita, dengan ketinggian kolom abu sekitar 500 meter dari puncak Gunung Agung.

Masih Sempat Erupsi Namun PVMBG Indikasikan Untuk Turunkan Status Gunung Agung
Istimewa

Data-data diperoleh tim PVMBG saat ini, menandkaan tidak lagi teramati aktivitas magma dari perut bumi yang bergerak menuju permukaan.

"Jadi hanya panasnya kantong magma di bawah kawah, masih menjalar hinggaa ke atas (permukaam kawah). Sebatas aktivitas di permukaan kawah, berupa hembusan uap air. Belum ada lagi kaitannya dengan pergerakan magma di bawah kawah," jelasnya.

Letusan yang terjadi, Minggu (15/4/2018) sore, memang cukup tiba-tiba.

Berdasarkan hasil pengamatan PVMBG, dari pukul 06.00 Wita sampai pukul 12.00 Wita, sama sekali tidak terekam kegempaan di Gunung Agung.

Data ini merupakan untuk pertama kalinya nihil gempa, semenjak Gunung Agung mengalami krisis.

Namun pukul 15.03 Wita, gunung Agung justru meletus dengan tiba-tiba.

Melihat data Gunung Agung saat ini, pihak PVMBG mengindikasikan akan kembali melakukan penurunan status dari Siaga (Level III) ke Waspada (Level II).

"Kita terus lakukan evaluasi terkait aktivitas Gunung Agung. Kita juga sudah koordinasi dan tim ahli di bidang gunung api semua sepakat menyatakan jika sebaiknya status Gunung Agung diturunkan ke level Waspada. Tapi semua tergantung atasan untuk mengambil keputusan," ungkap ahli vulkanologi asal Kabupaten Buleleng ini. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help