Nyaris Tewas Dihajar 5 Preman, Polisi Ini Nekat Lompat ke Sungai Selamatkan Diri

Anggota Subdit III Ditreskrimum Polda Sumut Bripka Eric Tambunan nyaris tewas dihajar lima preman di Kampung Kubur, Medan Petisah

Nyaris Tewas Dihajar 5 Preman, Polisi Ini Nekat Lompat ke Sungai Selamatkan Diri
net
Ilustrasi Penganiayaan 

TRIBUN-BALI.COM - Anggota Subdit III Ditreskrimum Polda Sumut Bripka Eric Tambunan nyaris tewas dihajar lima preman di Kampung Kubur, Medan Petisah.

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Maringan Simanjuntak membeberkan kronologinya, Minggu (15/4/2018).

Dilansir Tribun-Video.com dari Tribun Medan, Senin (16/4/2018), awalnya Eric dihubungi Rita, teman Diana, pacar Eric.

Lalu Eric menghampiri rumah Rita, yang berdekatan dengan rumah Diana, Sabtu (14/4/2018).

"Setelah ditelepon, ET datang ke rumah Rita. Kebetulan rumah Rita itu berdekatan dengan rumah pacarnya," ungkap Maringan.

Mengetahui Eric berada di Kampung Kubur, pelaku Ayub memanggil empat rekannya, yakni Karen, Ramki, Wasen, dan Ajay pada sekitar pukul 15.00 WIB.

Eric kemudian dianiaya kelima pelaku itu lalu menunjukkan revolver miliknya untuk menjelaskan dirinya seorang polisi.

"Ketika ET dianiaya, dia sempat melawan dan menunjukkan senjata apinya. Tindakan itu dilakukan karena ET ingin menjelaskan bahwa dirinya adalah anggota Polri," terang Maringan.

Namun, pelaku tetap menghajar Eric menggunakan stik baseball besi, botol minum, dan benda tumpul lainnya.

Mereka bahkan sempat merampas senjata api milik Eric.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved