Stop Buang Limbah ke Sungai! Berani Melanggar, Denda Rp 1 Juta

sebanyak 12 orang pelanggar Peraturan Daerah (Perda) di Kota Denpasar disidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring)

Stop Buang Limbah ke Sungai! Berani Melanggar, Denda Rp 1 Juta
Tribun Bali/Putu Supartika
Kasatpol PP Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga (kanan) didampingi sekretarisnya, I Ketut Gede Gunawan. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hari ini, Senin (16/4/2018) sebanyak 12 orang pelanggar Peraturan Daerah (Perda) di Kota Denpasar disidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

Sidang ini dilaksanakan di Kantor Camat Denpasar Barat yang dipimpin oleh hakim Wayan Sukanila.

Menurut Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga, pelanggar yang mengikuti sidang Tipiring ini harusnya 20 orang, namun yang datang hanya 12 orang saja.

"Bagi yang tidak datang akan langsung di Sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Denpasar. Tindakan itu harus dilakukan untuk memberikan efek jera kepada para pelanggar, agar kejadian itu tidak diulang kembali," kata Sayoga.

Keduabelas orang yang disidang hari ini, dua orang Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar dan bahu jalan, sembilan orang pelanggar Kawasan Tanpa Rokok (KTR), dan satu pelanggar merupakan pembuang limbah ke sungai.

Para pelanggar telah melanggar Perda Nomor 1 tahun 2015 tentang ketertiban umum, Perda Nomor 2 tahun 2015 tentang pedagang kaki lima, serta Perda Nomor 7 tahun 2013 tentang kawasan tanpa rokok.

Dalam sidang Tipiring ini, hakim menjatuhi pelanggar KTR dengan denda Rp 100.000, PKL dikenakan denda Rp 300.000, sedangkan untuk pelanggaran pembuang limbah ke sungai dikenai denda Rp 1 juta ditambah ongkos perkara Rp 2000 atau subsider kurungan 7 hari.

Sayoga mengatakan, sidang tipiring ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan untuk para pelanggar Perda. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help