Bali United

Terkait Insiden Pembakaran Kertas di Stadion Dipta, Basudewa dan Curva Sud Minta Maaf

Manajemen Bali United membuat sejarah dalam sepak bola Tanah Air.Mereka melakukan tindakan seperti yang dilakukan tim-tim Eropa

Terkait Insiden Pembakaran Kertas di Stadion Dipta, Basudewa dan Curva Sud Minta Maaf
Tribun Bali/Rizal Fanany
Sejumlah pemain Bali United melakukan protes kepada wasit Untung usai laga lawan Perseru Serui di Stadion I Wayan Dipta, Sabtu (7/4). 

Ketua Basudewa, Anjelo Sentika alias Tegar Jaya menyebut, Manajemen Bali United seharusnya mensosialiasikan soal sanksi bagi oknum suporter yang berulah.

Manajemen harus melihat loyalitas komunitas Basudewa sebelum menjatuhkan sanksi.       

“Kita juga selalu mendukung Bali United saat away. Soal sanksi saya sudah telepon panpel Stadion Dipta, Rojak, tapi tidak direspon,” katanya sembari berharap ada komunikasi yang terbangun bersama manajemen untuk mencari solusi.        

Lanjutnya, atas nama komunitas Curva Sud Dewata dan Basudewa telah meminta maaf melalui medsos.       

“Namanya di sosmed, kita minta maaf tapi dibully terus. Kepada manajemen, kami minta maaf, dan  berjanji tidak mengulangi lagi tindakan anarkis tersebut,” katanya.      

“Kalau dicurangi wasit, saya pikir semua fans kecewa seperti kami. Kalau bermain fair kedua tim, dan wasit fair, pasti tidak ada seperti itu. Walaupun anggota saya sedikit, tapi loyalitas kami sangat besar kepada Bali United,” katanya. (*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Ady Sucipto
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help