Serba Serbi

Tugas Perempuan Bali Itu Berat, Namun Itu Bagian dari Yadnya

Menurut Plt Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, kebahagiaan diawali dari kerukunan dalam rumah tangga.

Tugas Perempuan Bali Itu Berat, Namun Itu Bagian dari Yadnya
Tribun Bali/ I Nyoman Mahayasa
Ilustrasi wanita Bali dalam tradisi mepeed 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Menurut Plt Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, kebahagiaan diawali dari kerukunan dalam rumah tangga. 

"Setelah rukun timbulah rasa nyaman di sehingga bisa meningkatkan kualitas demi terwujudnya kebahagiaan," kata Jaya Negara. 

Hal itu disampaikannya dalam puncak HUT Hari Kesatuan Gerak PKK ke-46 di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar, Bali, Senin (16/4/2018). 

Hal tersebut juga tidak bisa dilepaskan dari peran perempuan yang dalam hal ini juga kader PKK.

"Tugas PKK itu berat, selain dituntut sebagai ibu rumah tangga, juga masalah kemasyarakatan seperti ngayah, belum lagi ada odalan, hari rata, kajeng kliwon, tilem ini membutuhkan waktu yang ekstra," imbuhnya.

Oleh karena itu, dirinya pun mengutip perkataan dari Ida Pedanda Made Gunung, 'Karma tanpa phala Aku phalanya.'

"Bekerjalah dengan tulus iklhas karena kerja bagian dari yadnya karena pahala yang kita terima adalah pahala dari Tuhan," imbuhnya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved