Lapas Singaraja Diobok-Obok Petugas, Ditemukan Busur dan Anak Panah Dalam Sel Tahanan

Selain senjata, petugas juga mendapatkan sebotol air tembakau, paku, dan korek api gas yang disimpan oleh para napi

Lapas Singaraja Diobok-Obok Petugas, Ditemukan Busur dan Anak Panah Dalam Sel Tahanan
Tribun Bali / Ratu Ayu Astri Desiani
Personel gabungan memeriksa narapida di Lapas kelas IIB Singaraja, Senin (16/4/2018). Petugas menunjukkan panah kecil lengkap dengan busurnya yang ditemukan di dalam kamar tahanan narkoba. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA -Personel gabungan dari TNI dan Polri mengobok-obok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Singaraja, Senin (16/4/2018).

Sebuah busur dan anak panah berukuran kecil berhasil ditemukan di dalam sel tahanan narkoba.

Penggeledahan serentak dilakukan di seluruh Lapas Indonesia dalam rangka Hari Pemasyarakatan ke-54.

Selain senjata, petugas juga mendapatkan sebotol air tembakau, paku, dan korek api gas yang disimpan oleh para napi di dalam kamar selnya.

Kepala Lapas Singaraja, Edi Cahyono mengatakan, panah berbahan dasar bambu yang ditemukan oleh petugas gabungan itu murni hasil kerajinan tangan yang dibuat oleh napi kasus narkoba.

"Ya itu saya rasa hanya miniatur. Mereka membuat itu bukan untuk niat kejahatan, itu keterampilan. Karena panah itu bukan disembunyikan ya. Ini mereka pajang di dalam kamar," katanya.

Sementara untuk botol berisi air tembakau, kata Edy Cahyono juga digunakan oleh para napi untuk keperluan membersihkan sejumlah kerajinan tangan yang dibuat.

"Itu untuk membersihkan dan mengkilatkan hasil kerajinan yang mereka buat. Tidak ada indikasi narkobanya," jawabnya.

Sementara itu, Wakapolres Buleleng, Kompol Ronny Riantoko mengatakan, yang menjadi sasaran utama dalam sidak ini adalah narkoba, senjata tajam, dan telepon seluler.

Sidak pun digelar atas instruksi kementerian dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, dalam rangka Hari Pemasyarakatan ke-54. "

"TNI dan Polri membackup Lapas dalam rangka Hari Pemasyarakatan ke-54 untuk melakukan penggeledahan. Juga untuk meyakinkan Lapas Kelas IIB Singaraja bersih dan telah melayani warga binaanya dengan baik," ucapnya.

Personel yang diterjunkan dalam penggeledahan berjumlah 93 orang. Dengan rincian 83 dari Polres Buleleng, dan 10 dari Kodim 1609/Buleleng.

"Jumlah personel kami 83 orang, lengkap dari Sabhara, Reskrim dan Satnarkoba," tutup Kompol Ronny. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved