Penderita Tumor Maxilla Asal Lombok Ini Baru Dioperasi di RSUP Sanglah Setelah Antre 6 Bulan

Nur Aini (38), seorang ibu asal Lombok rela menguras segenap tenaga dan biaya demi kesembuhan tumor Maxilla

Penderita Tumor Maxilla Asal Lombok Ini Baru Dioperasi di RSUP Sanglah Setelah Antre 6 Bulan
Tribun Bali / Eurazmy
Kondisi Nur Aini, pasien penderita tumor maxilla pra-operasi di Rumah Singgah Peduli Kanker Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Nur Aini (38), seorang ibu asal Lombok rela menguras segenap tenaga dan biaya demi kesembuhan tumor Maxilla (rahang bagian atas) yang dideritanya sejak dua tahun terakhir.

Demi kesembuhannya, Nur Aini memutuskan untuk menjalani operasi pengangkatan tumor di luar kota, yaitu di RSUP Sanglah Denpasar atas izin rujuk dari RSU Mataram sejak enam bulan lalu.

Dikatakan Koordinator Rumah Singgah Peduli Kanker Bali, Sri Rahayu, usai menjalani operasi pengangkatan tumor terakhir pada Februari 2018 lalu, benjolan tumor pada pipi Nur Aini tak kunjung sembuh.

"Tapi usai operasi, ternyata ada benjolan pada pipi sebelah kanannya bertambah besar," ungkap bidan pendamping Nur Aini ini saat ditemui di Rumah Singgah Peduli Kanker Bali, Selasa (17/4/2018).

Ia menduga, jangka waktu penanganan lanjutan pasca operasi yakni radioterapi dan kemoterapi oleh pihak rumah sakit terlalu lama. 

"Pihak keluarga (suaminya) saat menanyakan jadwal radioterapi di Poli Bedah Onkologi justru direkomendasikan untuk konsultasi apalah, terapi apalah, nambah biaya lagi, nambah waktu lagi," terangnya dengan nada miris.

Sebab itu, Azril suami Nur Aini, mengadukan peristiwa ini kepada Rumah Singgah Peduli.

Mendengar itu, pihaknya merasa prihatin dan langsung berinisiatif mengadu kepada dokter senior.

"Belum tahu kepastian penanganan dari dokter residen ini seperti apa. Karena memang tidak ada kepastian penanganan yang kongkrit," keluhnya.

"Buktinya, saat kita berinisiatif mengadu ke dokter senior, dokter ini malah terkaget dengan kondisi ibu Nur Aini," timpalnya.

Halaman
123
Penulis: eurazmy
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help