TribunBali/

Pertengahan Tahun Ini Ahok Bisa Bebas?

Ahok divonis dua tahun penjara tahun lalu karena dinilai terbukti melakukan penodaan agama.

Pertengahan Tahun Ini Ahok Bisa Bebas?
Antara
Ahok 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) menolak peninjauan kembali (PK) yang diajukan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Utara terkait kasus penodaan agama.

Dengan putusan tersebut, upaya hukum Ahok untuk bebas berakhir.

Ahok saat ini berada di rumah tahanan Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat.

Adik Ahok, Fifi Lety Indra mengatakan, dengan memperhitungkan adanya remisi, Ahok akan bebas murni pada awal 2019.

"Tergantung dapat remisi apa enggak, remisinya berapa bulan atau berapa hari. Kemarin kan cuma 15 hari, kita tunggu 17 Agustus dapat berapa hari. Kemudian Desember berapa hari. Kalau bebas murni kayaknya awal tahun 2019 deh," kata Fifi dalam wawancara bersama Najwa Shihab di channel Youtube Najwa yang dipublikasikan Senin (16/4/2018).

Namun, ada kemungkinan Ahok bisa bebas pertengahan tahun ini dengan mengajukan kebijakan bebas bersyarat.

Pihak Ahok belum bisa memutuskan dan akan dahulu melihat kondisi yang terjadi.

"Ya kalau bebas bersyarat, tapi riskan ya satu tahun kemudian. Belum tahu sih, semua masih banyak pertimbangan. Kami lihat situasi dan kondisi, sekarang saja orang-orang sudah ketakutan padahal masih di dalam penjara," ujar Fifi.

Ahok divonis dua tahun penjara tahun lalu karena dinilai terbukti melakukan penodaan agama.

Ahok telah mengajukan PK ke MA tetapi MA menolak PK tersebut.  (*)

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help