TribunBali/

Sidang Dugaan Korupsi Terkait Jual Beli Lahan Tahura Diadili, Pekak Rubah Ajukan Eksepsi

Dengan langkah pelan dituntun anaknya, Pekak Rubah memasuki ruang sidang dan didudukan di kursi pesakitan Pengadilan Tipikor Denpasar, Selasa (17/4).

Sidang Dugaan Korupsi Terkait Jual Beli Lahan Tahura  Diadili, Pekak Rubah Ajukan Eksepsi
Tribun Bali/Putu Candra
Pekak I Wayan Rubah dipapah oleh jaksa dan penasihat hukumnya usai menjalani sidang dakwaan, Selasa (17/4) di Pengadilan Tipikor Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Diusia senjanya I Wayan Rubah (82) harus berhadapan dengan hukum.

Dengan langkah pelan dituntun anaknya, Pekak Rubah memasuki ruang sidang dan didudukan di kursi pesakitan Pengadilan Tipikor Denpasar, Selasa (17/4).

Kakek yang sudah mempunyai cicit ini berstatus sebagai terdakwa dalam kasus dugaan korupsi terkait jual beli lahan di kawasan Tanah Hutan Rakyat (Tahura), Lingkungan Perarudan, Desa Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Di persidangan dengan agenda pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), Pekak Rubah didakwa pasal berlapis.

Terhadap dakwaan tim jaksa penuntut, terdakwa yang merupakan pensiunan pegawai BUMN di Angkasa Pura Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai pemadam kebakaran ini melalui penasihat hukumnya, yakni I Gusti Agung Ngurah Agung mengajukan keberatan atau eksepsi.

Nota keberatan akan dibacakan pada sidang pekan depan. "Kami akan mengajukan eksepsi, Yang Mulia Majelis Hakim," ujar I Gusti Agung Ngurah Agung.

Namun sebelum mendengarkan pembacaan surat dakwaan dari Jaksa I Made Subawa dan Megawati, Hakim Ketua Angeliky Handajani Day terlebih dahulu menanyakan kondisi kesehatan terdakwa.

Terdakwa Pekak Rubah sendiri terkendala dalam hal pendengaran yang buruk, karena pengaruh usai. Meskipun terkendala dengan kondisi pendengaran terdakwa, sidang pembacaan surat dari jaksa dilanjutkan.

Bahkan usai pembacaan dakwaan, Hakim Ketua Angeliky Handajani Day mengingatkan tim jaksa untuk terus memantau kondisi Pekak Rubah.

"Terdakwa kan ditahan di Rutan Kerobokan, tolong jaksa penuntut agar memantau kondisi terdakwa ya. Mengingat kondisi kesehatan dan usia terdakwa ini," pintanya kepada tim jaksa.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help