Syarat Karyawan Non-Hindu Tuai Kontroversi, Manajemen Hotel Minta Maaf

The Rich Prada Hotel berniat mencari 1 sampai 3 orang untuk ditempatkan di departemen house keeping.

Syarat Karyawan Non-Hindu Tuai Kontroversi, Manajemen Hotel Minta Maaf
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara pihak manajemen The Rich Prada Bali Hotel, dengan anggota DPRD Bali dan Disnaker di Ruang Rapat Banmus, Kantor DPRD Provinsi Bali, Senin (16/4/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Postingan di media sosial (Medsos) mengenai perekrutan karyawan dengan syarat non-Hindu di The Rich Prada Bali Hotel menuai kontroversi. Manajemen mengakui kesalahan tersebut dan mengaku khilaf.

Pihak hotel beralasan, karena keperluan teknis semata.

“Dalam hal ini saya dengan kerendahan hati atas nama manajemen The Rich Prada Bali memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua umat Hindu di mana saja berada karena kekhilafan kami,” kata Kepala HRD, Gede Utaya di Kantor DPRD Provinsi Bali, pada Senin (16/4/2018).

Lalu apa alasannya? Ia mengakui memang di internal The Rich Prada Bali mencari karyawan non-Hindu, khususnya yang akan ditempatkan di departemen house keeping karena menurutnya 100 persen personil yang bertugas di house keeping itu beragama Hindu.

“Di house keeping kan Hindu semua, waktu Nyepi semua pada libur. Kalau kita menahan mereka libur, kita dibilang tidak menghormati. Kan kosong pada akhirnya,” ujar Utaya saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan anggota DPRD Bali dan Disnaker.

Oleh karena itu, kata dia, The Rich Prada Hotel berniat mencari 1 sampai 3 orang untuk ditempatkan di departemen house keeping.

Namun, dikatakannya pengumuman perekrutan tersebut tidak ada maksud untuk dimasukkan ke media.

“Saya tidak tahu dengan postingan itu, kalau saya tahu, tidak mungkin itu terjadi,” kilahnya.

Ia mengaku sebagai orang Hindu, dirinya juga prihatin dengan kejadian tersebut.

“Mengenai sanksi, saya sudah meminta maaf, nanti terserah dari pemerintah,” imbuhnya.

Halaman
1234
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help