Masukkan 63 Bungkus Hasish ke Saluran Pencernaan, WN Rusia Diadili

Setelah memvonis sejumlah warga negara asing beberapa waktu lalu, kini kembali seorang Warga Negara (WN) Rusia, Andrei Tobolin (29)

Masukkan 63 Bungkus Hasish ke Saluran Pencernaan,  WN Rusia Diadili
Tribun Bali/Putu Candra
Terdakwa Andrei saat menjalani sidang perdana, Selasa (17/4) di PN Denpasar. WN Rusia ini diadili karena membawa 63 bungkus narkotik jenis hasish yang dimasukan ke dalam rongga pencernaannya. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bali sepertinya menjadi magnet bagi para pengedar narkotik.

Setelah memvonis sejumlah warga negara asing beberapa waktu lalu, kini kembali seorang Warga Negara (WN) Rusia, Andrei Tobolin (29) menjalani sidang perdana, Selasa (17/4) di Pengadilan Negeri Denpasar.

Andrei didudukan di kursi pesakitan, karena membawa 63 bungkus narkotik jenis hasish, dengan cara memaksukan ke dalam rongga pencernaannya.

Atas perbuatannya, pria yang berprofesi sebagai web desainer ini didakwa pasal tindak pidana narkotik dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Terhadap surat dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa I Dewa Gede Ngurah Sastradi mewakili Jaksa I Wayan Sutarta, terdakwa yang didampingi tim penasihat hukumnya dari Astika & Associates tidak mengajukan keberatan atau eksepsi.

Dengan tidak diajukannya keberatan dari terdakwa, majelis hakim pimpinan Ni Made Purnami menunda sidang.

Sidang akan dilanjutkan pekan depan, dengan agenda pembuktian dari jaksa yakni menghadirkan para saksi untuk diperiksa keterangannya.

Sementara dalam dakwaan pertama dipaparkan Jaksa Ngurah Sastradi, bahwa terdakwa Andrei tanpa hak atau melawan hukum memproduksi, mengimpor, mengekspor atau menyalurkan narkotik golongan I, berupa 63 bungkus plastik bening berisi pasta warna coklat mengandung sediaan narkotik jenis hasish dengan berat bersih keseluruhan 376,54 gram.

"Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana Pasal 113 ayat (1) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotik," jelasnya.

Sedangkan dakwaan kedua disebutkan, bahwa terdakwa tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotik golongan I dalam bentuk tanaman, berupa 63 bungkus plastik bening berisi pasta warna coklat mengandung sediaan narkotik jenis hasish dengan berat bersih keseluruhan 376,54 gram.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help